MERSI HOTEL

MERSI HOTEL

kamar mersi hotel

Mersi hotel terletak Jl. Tuanku Nan Renceh No. 30, Kayu Kubu, Guguk Panjang, Kayu Kubu, Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat 26136

Hotel Mersi menawarkan akomodasi di Bukittinggi. Fasilitas di hotel ini termasuk restoran, layanan kamar dan layanan resepsionis 24 jam, serta Wi-Fi gratis.

Kamar-kamar di hotel ini ber-AC serta dilengkapi dengan TV satelit layar datar, microwave, teko, bidet, pengering rambut, dan meja. Terdapat juga kamar mandi pribadi dengan shower dan perlengkapan mandi gratis, serta pemandangan gunung. Semua kamar memiliki area tempat duduk.

Akomodasi ini menyediakan sarapan prasmanan atau halal.

Hotel mersi memiliki total 46 kamar terdiri dari
Superior 31 kamar
Deluxe 09 kamar
Grand Deluxe 05 kamar
Suite 1 kamar

Objek wisata terdekat dengan Hotel Mersi yaitu Istana Bung Hatta, Jam Gadang dan Plaza Bukittinggi.

reception mersi

SATE LOKAN

SATE LOKAN

Sate Lokan

Lokan merupakan hewan laut sejenis kerang, namun ukurannya lebih besar dan dagingnya lebih tebal. Hidangan ini cukup mudah ditemui di daerah pesisir seperti Pasaman, Padang, Pariaman, dan Pesisir Selatan.

Sate memang umumnya dibuat dengan bahan dasar potongan daging ayam, kambing, atau sapi. Namun Sate Lokan sedikit berbeda karena dibuat dari daging kerang. Hal ini membuat bentuknya terlihat unik, dengan potongan yang sedikit lebih besar. Satu tusuk sate ini biasanya terdiri dari tiga hingga empat lokan.

Sebagai salah satu kuliner khas Minang, sate ini menawarkan cita rasa berbeda dibanding makanan sejenis. Bumbunya kaya rempah, mirip seperti rendang. Semuanya dibalurkan merata ke setiap tusukan lokan sebelum dibakar, menghasilkan aroma yang begitu wangi dan menggoda.

Dari segi rasa, bumbu yang digunakan juga mirip rendang. Rasanya bakal menyatu dengan tekstur lokal yang cenderung kenyal. Hidangan ini biasanya disajikan bersama potongan ketupat dan taburan bawang goreng.

SOTO GARUDA

SOTO GARUDA

makanan padang

Padang memang bisa dibilang sebagai gudangnya kuliner. Ada nasi padang, sate padang, rendang dan lain sebagainya. Ada satu kuliner lainnya yang wajib dicoba saat berada di Padang, yakni Soto Garuda.

Soto Garuda termasuk ke dalam jajaran kuliner legendaris di Padang. Keberadaannya sendiri sudah ada sejak tahun 1976 lalu. Jika dihitung-hitung sampai sekarang, kuliner satu ini sudah berusia kurang lebih 42 tahun. Kini warungnya dikelola oleh Wilda Rahma yang memang pemilik dari Soto Garuda. Kuliner satu ini merupakan soto khas Padang dengan sajian dan isian yang nyentrik di dalamnya.

Berbeda dari soto betawi ataupun madura, soto padang memiliki kuah yang bening. Meskipun begitu, bukan berarti tak memiliki banyak bumbu di dalamnya. Citarasanya lebih pedas dengan rempah-rempah yang melimpah.

Penasaran dengan rasa nya, Ayo ke Padang dan rasakan langsung sensai nya

LANGKITANG

LANGKITANG

makanan unik khas padang

Langkitang, nama ini sudah tidak asing lagi di telinga orang- orang yang hidup di padang sumetera barat atau bagi mereka yang pernah berkunjung ke kota padang. Langkitang adalah salah satu makanan khas di minang,hewan bercangkang yang menyerupai keong ini sangat lezat disantap sebagai teman mengobrol di pinggir pantai di sore hari.

Sepintas melihat bentuknya yang masih menyerupai keong dan kerang yang masih dalam cangkangnya, mungkin Anda akan berfikir dua kali untuk membelinya apalagi memakannya. Tapi jika sudah merasakannya, bisa dipastikan anda akan susah berhenti karena sensasi manyucuik (sedot dengan mulut).Dijamin bakalan nambah,tambuaah ciek ni!

Langkitang tidak hanya menjadi makanan favorit, tapi juga menjadi matapencarian yang cukup menggiurkan jika ditekuni dengan serius. Harganya pun sangat ekonomis,untuk satu porsi bisa kita dapatkan hanya dengan Rp.5ribu saja. Selain enak, ternyata banyak khasiat yang tekandung dari makanan ini.

Jadi,bagi yang belum pernah mencoba mungkin ini bisa menjadi kuliner yang patut dicoba.Silahkan datang ke pantai padang,di sepanjang pantai akan anda temukan penjual langkitang.

Kalamai Gegek

Kalamai Gegek

Jajanan khas Padang

Kalamai gegek adalah makanan khas Minang Kabau yang menjadi primadona orang kala itu, Kalamai gegek ini agak mirip dengan ongol – ongol di luar Minang. tapi rasanya agak berbeda walaupun bentuknya sama hitam dan dikasih kelapa parut di atasnya.

Berbeda dengan kalamai lainnya yang biasanya terbuat dari tepung ketan dan gula merah, kalamai gegek ini malah terbuat dari tepung sagu .

Kenapa dinamakan kalamai gegek ? . karena setiap dipegang ia akan bergoyang – goyang seperti orang menggigil.” Gegek itu sama dengan menggigil.”

Goyangannya itu yang membuat kangen dan selalu ingin mencicipinya.

LOMPONG SAGU

LOMPONG SAGU

Makanan khas daerah Padang

Kue lompong sagu merupakan kue khas Minang yang sudah jarang ditemukan keberadaannya. Kue yang terbuat dari tepung sagu yang diaduk bersama pisang kepok, santen, kelapa, dan gula aren ini memiliki citarasa yang manis. Kue ini dibuat dengan cara dipanggang diatas bara hingga memiliki aroma khas sisa pemanggangan. Dalam keadaan hangat, kue ini terbungkus dalam daun pisang dan siap untuk dinikmati.

Kue berwarna kecoklatan ini sekilas mirip kue khas betawi ketimus, namun aroma kue ini terasa lebih menggoda ketika baru saja melalui proses pemanggangan. Paduan rasa manis dan sedikit gurih dengan tekstur yang kenyal menjadikan kue ini terasa begitu nikmat saat lidah kita merasakannya.

Kue lompong sagu menjadi salah satu kue khas tradisional yang menjadi kekayaan kuliner yang dimiliki Indonesia. Keberadaannya yang sudah mulai sulit ditemukan menjadikan kue ini menjadi buruan para penikmat kuliner ketika berkunjung ke Sumatera Barat.

GAJEBOH

GAJEBOH

Makanan tradisional Padang

Gajeboh atau juga masyarakat menyebutnya dengan sandung lamur.

Nah masakan yang satu ini menggunakan daging sapi sebagai bahan dasarnya, hanya saja yang digunakan adalah bagian punuk daging sapi tersebut karena dibagian ini terdapat banyak lemaknya. Cita rasanya selain nikmat tentu saja gurih karena berasal dari lemak daging sapi tersebut.

Makanan khas sumatera barat yang satu ini menggunakan kuah seperti kuah gulai berwarna merah dan tidak dimasak dengan santan. Nah lemak yang berasal dari daging sapi tersebut memberikan sensasi rasa yang sangat berbeda dan juga tentu saja nikmat.

Bahkan beberapa orang menyebutkan jika gajeboh ini adalah makanan yang paling enak dan juga nikmat terlebih jika disantap dengan nasi panas.

KACIMUIH

KACIMUIH

Cemilan khas Padang

Jika umunya berbicara mengenai Sumatera Barat atau kota Padang, tentu saja bagi sebagian orang akan terlintas masakan rendang. Namun tahukah Anda jika kota Padang ini tidak hanya terkenal dengan olahan rendangnya saja ternyata masih banyak lagi olahan makanan yang sangat mengirukan.

Meskipun tidak bisa kita pungkiri jika rendang ini masuk dalam urutan nomor tiga makanan yang terlezat didunia. Nah selain rendang dengan cita rasanya yang pedas tentu saja masih banyak lagi olahan makanan lainnya yang bisa Anda cicipi.

Anda tidak perlu panik, meskipun makanan khas sumatera barat terkenal dengan cita rasa yang pedas, namun Anda juga bisa mendapatkan makanan atau aneka kuliner lainnya yang manis dilidah Anda dan juga sangat cocok untuk cemilan di sore hari saat berkumpul bersama keluarga.

Nah makanan manis tersebut dikenal dengan kacimuih. Tahukah Anda jika kacimuih ini terbuat dari singkong yang diparut dan juga dicampurkan dengan kelapa muda yang diparut serta juga diberikan gula merah sehingga memberikan rasa yang manis.

Tahukah Anda jika ada cara yang sangat unik saat menikmatinya, dimana gula arennya dicairkan sehingga seperti caramel saat Anda memakannya. Sungguh nikmat bukan.

PANTAI TIRAM

PANTAI TIRAM

Tempat wisata di Pariaman

Pantai Tiram adalah salah satu objek wisata alam yang terletak di wilayah Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat. Jika anda berada di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) maka hanya berjarak sekitar 12 Kilometer untuk menuju kesini. Karena keindahannya, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menjadikan pantai ini sebagai tempat berbagai event baik kegiatan pemerintah maupun masyarakat. Sebut saja kegiatan-kegiatan pemerintah seperti Gerakan Tanam Sejuta Pohon, Penghijauan, event wisata “Pacu Monyet Memanjat Kelapa” yang dilaksanakan setiap tahun, juga menjadi pilihan bagi pengunjung. Hal ini sangat ditunjang oleh ketersediaan sarana di pantai ini yang mulai dibenahi secara bertahap oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.

Pantai tiram sendiri memiliki luas sekitar 10,5 hektar dengan garis pantai yang sangat memukau dipandang mata, selain itu pula yang menjadi khas di kawasan wisata ini adalah kuliner tradisionalnya, yaitu masakan khas minang yang terkenal dengan rasa sedikit pedasnya namun sangat enak saat dimakan. Pemandangan alamnya yang sangat indah dengan suasana alami ditambah keasrian udara yang sangat sejuk membuat kawasan wisata ini menjadi tempat yang sangat cocok bagi wisatawan yang ingin menghilangkan kepenatan

SILEK LANYAH

SILEK LANYAH

Wisata di Padang Panjang
Bumi Minangkabau tidak hanya terkenal akan keelokan alam dan kenikmatan kulinernya, namun juga adat budaya yang turun temurun terus dilestarikan. Salah satunya adalah Silek Lanyah, sebuah seni bela diri yang sudah berkembang lama di Sumatra Barat.

Silek Lanyah berasal dari Desa Kubu Gadang, Kelurahan Ekor Lubuk, Padang Panjang. Pertunjukan seni sekaligus bela diri ini biasanya dilakukan di hamparan tanah basah alias lumpur. Tempatnya sering berpindah-pindah, tergantung petak sawah yang tersedia.

Atraksi Silek tak seolah tak pernah gagal menarik perhatian wisatawan. Pertunjukan penuh aksi ini juga kerap mengundang minat besar dari para penghobi fotografi.

Begitu pertunjukan silek digelar, ratusan wisatawan dan warga desa bisa dipastikan bakal langsung berkerumun di tepi parit. Suasana makin seru karena pagelaran ini juga diiringi kelompok musik tradisional yang biasanya terdiri dari empat orang. Sang pemimpin meniup serunai, sementara tiga lainnya menabuh gendang. Tak lama berselang, tiga pasang pesilat turun ke sawah dan siap memasang kuda-kuda.

Suasana pedesaan di sini terasa cukup kental. Terdapat hamparan sawah luas dan deretan rumah penduduk bergaya tradisional. Udaranya juga terasa sejuk, dengan suasana menenangkan.