Seribu Rumah Gadang

Kekayaan Budaya Minangkabau yang Masih Terjaga

 

                                         

Kawasan Seribu Rumah Gadang merupakan objek wisata yang merepresentasikan kampung masyarakat Minangkabau pada masa lampau, dengan ratusan Rumah Gadang Berjejer di sepanjang kawasan ini. Kawasan Seribu Rumah Gadang memiliki nama lengkap Kawasan Seribu Rumah Gadang Alam Surambi Sungai Pagu. Dahulu wilayah ini merupakan kawasan pemerintahan Kerajaan Sungai Pagu. Kawasan Seribu Rumah Gadang masih terjaga dengan baik. Lokasinya yang aesthetic membuat kawasan ini dijadikan lokasi syuting film beberapa film layar lebar.

Terdapat 174 Rumah Gadang dengan berbagai bentuk di Kawasan Seribu Rumah Gadang. Rumah Gadang di kawasan ini masih dihuni oleh penduduk setempat yang terdiri dari suku atau marga yang berbeda, seperti Malayu, Durian, Kampai, Panai, Tigo Lareh, Koto Kaciak dan Sikumbang. Keberagaman suku melambangkan bahwa Kerajaan Sungai Pagu telah menerapkan toleransi sejak masa dahulu. 

Saat ini Kawasan Seribu  Rumah Gadang dijadikan Cagar Budaya dan Pariwisata Kabupaten Solok Selatan. Kawasan Seribu Rumah Gadang dijadikan destinasi wisata budaya. Beberapa Rumah Gadang yang ada di kawasan ini dijadikan sebagai homestay untuk tempat wisatawan menginap. Tidak hanya sekedar menginap, wisatawan juga dapat mengikuti kegiatan sehari-hari pemilik rumah, termasuk belajar memasak kuliner khas seperti Pangek Pisang, dan mengikuti acara kebudayaan. Untuk menikmati keindahan Kawasan Seribu Rumah Gadang wisatawan cukup membayar Rp. 10.000 saja. Objek Wisata ini juga sudah menyediakan fasilitas untuk menunjang wisatawan. Diantaranya: Gazebo, area lahan parkir, toilet, dan toko souvenir.

Kawasan Seribu Rumah Gadang berlokasi di Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat. Objek wisata ini dapat ditempuh selama 3,5 jam dari Kota Padang.