Gunung Talang

Gunung Talang

Objek wisata Solok

Setiap mengingat Sumatera Barat, di benak kebanyakan orang pasti langsung terbayang kelezatan masakan khas rendang. Rasa kuliner satu ini terbukti telah menaklukkan hati banyak orang, hingga berkali-kali dinobatkan sebagai makanan terenak di dunia.

Di sisi lain, Sumatera Barat juga memiliki pesona alam yang siap menaklukkan hati siapa saja. Pesona alam bisa ditemukan di Gunung Talang. Gunung Talang adalah gunung berapi aktif yang berdiri gagah setinggi 2.597 mdpl. Di kalangan masyarakat setempat dan para pencinta alam, gunung yang terakhir meletus tahun 2007 ini terkenal memiliki jalur pendakian yang sangat menantang.

Untuk kamu yang suka tantangan, Gunung Talang sangat wajib masuk ke daftar destinasi liburan berikutnya. Yuk, simak beberapa info penting tentang Gunung Talang agar kamu semakin mantap menaklukkan tantangannya!

SERIBU RUMAH GADANG

SERIBU RUMAH GADANG

Objek wisata di solok

Anda ingin menikmati suasana perkampungan tradisional Minangkabau tempo dulu yang masih asli datanglah ke Nagari Koto Baru, Kabupaten Solok Selatan yang berjarak 150 kilometer dari Kota Padang, Ibu Kota Provinsi Sumatera Barat.

Memasuki Nagari Koto Baru pengunjung akan menyaksikan perkampungan Minangkabau masa lampau. Ratusan rumah adat Minangkabau atau Rumah Gadang di kiri kanan sepanjang jalan perkampungan sebagian besar masih terawat.

Pemandangan rumah-rumah bagonjongyang artistik ini mampu menghilangkan penat dan capek setelah menempuh perjalanan panjang memakan waktu sekitar 3,5 jam dari Kota Padang.

Tak sulit menemukan kawasan yang pernah digunakan sebagai lokasi syuting film layar lebar Di Bawah Lindungan Kabah yang diangkat dari novel Buya Hamka karena berada di dekat jalan utama Solok Selatan yang menghubungkan Kota Padang dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, itu.

Memasuki Nagari Koto Baru terlihat plang raksasa bertuliskan “Kawasan Saribu Rumah Gadang” di samping pintu masuk Masjid Raya Koto Baru.

Karena lokasinya yang artistik, kawasan ini juga pernah dijadikan lokasi syuting film televisi (FTV) berjudul “Calon Istri yang Terzalimi” dan ditayangkan di salah satu televisi swasta nasional.

Setelah memasuki pintu gerbang, deretan rumah gadang di kiri kanan jalan seolah menjadi pagar betis dan siap menyambut pengunjung yang ingin menikmati pemandangan rumah adat Minangkabau tersebut.

Untuk lebih bisa menikmati keindahan rumah gadang tersebut, pengunjung atau wisatawan bisa dengan berjalan kaki untuk mengelilingi kawasan tersebut. Kawasan saribu rumah gadang juga pernah digunakan tempat pengambilan gambar serial anak “Si Bolang”.

MESJID TUO KAYU JAO

MESJID TUO KAYU JAO

 

Wisata rohani di Padang? Bisa banget! Masjid Tuo Kayu Jao merupakan masjid tertua di Minangkabau, yang usianya sudah mencapai lebih dari 400 tahun. Bentuknya yang unik dan lokasinya yang eksotik menjadikan masjid ini menjadi destinasi wisata di Padang yang layak untuk dikunjungi.

Masjid Tuo Kayu Jao adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang terletak di Jorong Kayu Jao, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatra Barat. Masjid yang tercatat telah berdiri sejak tahun 1599 ini merupakan masjid tertua di Kabupaten Solok dan tertua kedua di Indonesia yang masih berdiri sampai saat ini.

Masjid Tuo Kayu Jao juga merupakan salah satu cagar budaya di Sumatra Barat yang diawasi oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala. Masjid ini telah beberapa kali mengalami pemugaran, seperti pemugaran salah satu tiang dan penggantian atap ijuk yang lama dengan yang baru karena telah lapuk. Meskipun telah beberapa kali dipugar, keaslian masjid ini masih tetap dipertahankan. Namun dalam pemugaran terakhir, warna cat masjid ini yang sebelumnya putih diganti menjadi coklat kehitaman.

Saat ini selain digunakan untuk aktivitas ibadah umat Islam, masjid satu lantai ini juga digunakan sebagai sarana pendidikan agama bagi masyarakat, bahkan telah menjadi salah satu daya tarik wisata terkenal di Sumatra Barat terutama di Kabupaten Solok

3D2N DANAU KEMBAR – BUKITTINGGI

3D2N DANAU KEMBAR – BUKITTINGGI
MIN 10 PAX
IDR. 1.393.000/ ORANG
PENGINAPAN DANAU DI ATAS  + MERSI 2*

Day 01. AIRPORT – DANAU KEMBAR (L,D)
Tiba di Bandara Internasional Minangkabau dan pengurusan bagasi
Menuju Lamun Ombak Restaurant untuk makan siang
Menuju Kota Solok melewati Sitinjau Laut menyaksikan pemandangan menghadap Samudera Hindia,
Setibanya di kota Solok mengunjungi Kebun Teh dan foto Stop.
Kemudian mengunjungi Danau di Atas dan Danau di Bawah,
Makan malam dilokal restaurant
Check in hotel

HARI 02. SOLOK – BATUSANGKAR – BUKITTINGGI (B,L,D)
Setelah sarapan pagi check out hotel,
Menuju Batusangkar via Danau Singkarak.
Setelah itu singgah di Istana Pagaruyung yang merupakan pusat pemerintahan Minangkabau pada masa dahulunya.
Melanjutkan perjalanan ke Bukittinggi sebelumnya makan siang di Restaurant Pondok Flora yang terkenal dengan Menu Ikan bakarnya.
Perjalanan dilanjutkan menuju tempat pembuatan makanan & minuman traditional Minang di KINIKO home industri.
Kemudian menuju Bukittinggi, singgah di Ummi Aufa Hakim dan Randang Uni Adek untuk membeli Oleh-oleh khas Sumatera Barat.
Tiba di Bukittinggi makan malam di (Sederhana Restaurant/ Family Restaurant/ Kawali Resto/ CK Center Café/ Mekar Sari/ Wong Semarang)
Check in hotel dan istirahat

HARI 03. BUKITTINGGI-AIRPORT (B)
Setelah sarapan check out hotel
City Tour Bukittinggi dengan mengunjungi Panorama Ngarai Sianok, Lobang Jepang, Jam Gadang & Pasar Atas.
Kemudian mengunjungi Pusat Pembuatan Songket yaitu desa Pandai Sikek. Setelah itu singgah di Air Terjun Lembah Anai.
Menuju Bandara dan tour berakhir, sampai jumpa di tour berikutnya

Harga wisata Alahan Panjang

Harga sudah termasuk :
Transportasi AC
Makan Sesuai Program
Tiket masuk ke Objek wisata
Hotel sesuai pilihan ( 1 malam Alahan Panjang + 1 malam Bukittinggi ) TWN/ Triple Share
Pemandu Wisata GIT/ Driver guide FIT
Mineral water dan parkir.
20 pax dewasa + 1 FOC

Harga tidak termasuk :
Keperluan pribadi seperti : bill telepon, laundry, minibar, dll.
Tips untuk pemandu Wisata dan sopir
Minuman/ Jus di lokal restaurant
Tiket Pesawat/ Airport Tax/ Porter di Bandara
Tambahan biaya untuk Idul Fitri, natal, & tahun baru
Tambahan biaya weekend/ hari libur di Ambun Suri Hotel Rp 20.000,-/r/n, Royal Denai Hotel Rp 30.000,-/r/n, Campago Resort Rp 50.000,-/r/n, Grand Bunda/ Novotel/ Grand Royal/ Grand Rocky Hotel Rp 100.000/r/n,