Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka

Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka

Tempat wisata Maninjau
Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka adalah museum yang terletak di sekitar tepian Danau Maninjau, tepatnya di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Museum ini mulai dibangun pada tahun 2000 dan diresmikan pada tahun 2001 oleh Gubernur Sumatra Barat waktu itu, Zainal Bakar. Sesuai dengan namanya, museum ini mengkhususkan diri pada koleksi benda-benda peninggalan Buya Hamka, yang bangunannya merupakan rumah yang ditempati Hamka sejak lahir hingga sebelum pindah ke Padang Panjang. Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka terletak pada ketinggian yang lebih tinggi 5 meter dari jalan raya di sekitarnya. Museum ini menghadap ke arah barat atau Danau Maninjau dan membelakang ke arah timur. Museum ini memiliki bentuk arsitektur layaknya Rumah Gadang dengan atap bergonjong dan hiasan ukiran Minang. Museum ini mulai dibuka pukul 8.00 hingga pukul 15.00 waktu setempat. Namun biasanya akan tetap dibuka untuk sementara waktu meski pengunjung melewati batas waktu kunjungan. Dari sekian orang yang mengunjungi museum ini, kebanyakan mereka bukan orang Indonesia, melainkan dari Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam

JANJANG SARIBU

JANJANG SARIBU

Janjang Saribu (Indonesia: tangga seribu), atau Janjang Koto Gadang, adalah salah satu objek wisata yang terdapat di Ngarai Sianok, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Tangga dan jalan yang bertembok ini melintas mulai dari Koto Gadang di lembah Ngarai Sianok lalu naik ke Bukittinggi. Panjang keseluruhannya kira-kira sepanjang 780 m, lebar jalan 2 m, serta bertembok beton yang bentuknya menyerupai bentuk Tembok Besar Tiongkok. Kira-kira di pertengahan jalan bertembok ini, terdapat sebuah jambatan gantung yang sering disebut Jembatan Merah. Dari ujung ke ujung, perjalanan melintasi tangga dan jalan ini kira-kira memakan waktu 15-30 menit.

DENDENG BALADO

DENDENG BALADO

Wisata Kuliner Padang

Salah satu masterpiece dari kuliner Minang adalah dendeng balado. Daging sapi yang telah dimasak dan diiris agak tipis ini adalah karya seni. Rasanya lezatnya begitu mendalam dan berpadu dengan sambal lado merah ataupun hijau. Apalagi ketika dibubuhi minyak kelapa, bahkan olive oil yang dibanggakan kuliner Barat juga lewat

Kehebatan kuliner Minang lainnya adalah sinergi antara satu masakan dengan yang lainnya. Kalau bicara kuliner negeri lain, biasanya restoran rata-rata menyajikan satu masakan utama saja. Meski ada menu lainnya, maka belum tentu cocok satu dengan yang lainnya. Sementara masakan Minang yang disajikan semuanya sekaligus, bakal selalu cocok satu sama lain. Contohnya rendang dengan telur dadar, ayam gulai dengan daun singkong, dan lain sebagainya. Tukar urutannya dan masih saja semuanya harmonis.

JAM GADANG

JAM GADANG

Jam Gadang

Jam Gadang adalah nama untuk menara jam yang terletak di pusat kota Bukittinggi, Sumatra Barat, Indonesia. Menara jam ini memiliki jam dengan ukuran besar di empat sisinya sehingga dinamakan Jam Gadang, sebutan bahasa Minangkabau yang berarti “jam besar”.

Jam Gadang juga telah dijadikan sebagai objek wisata dengan diperluasnya taman di sekitar menara jam ini. Taman tersebut menjadi ruang interaksi masyarakat baik pada hari kerja maupun pada hari libur. Acara-acara yang sifatnya umum biasanya diselenggarakan di sekitar taman dekat menara jam ini.

LAMANG TAPAI

LAMANG TAPAI

Makanan khas Batusangkar
Lamang Tapai
Lamang adalah beras ketan yang dimasak dengan santan dalam bambu muda. Bahan utamanya adalah beras ketam putih, santan kelapa, daun pandan, dan sedikit garam. Beras ketan dicuci bersihkan dulu dan dimasukan ke dalam ruas bambu muda yang terlebih dahulu dilapisi dalamnya dengan daun pisang kemudian baru dituangkan santan ke berasnya dan di bakar dengan bara api, dijaga jangan sampai ruas bambu terbakar.

Tapai adalah tape beras ketan hitam yang dibuat dengan memfermentasikan beras ketan dengan ragi.
Makanan khas Batusangkar ini bisa di cicipi jika anda mengunjungi Pasar Batusangkar

SANJAI UMMI AUFA HAKIM

SANJAI UMMI AUFA HAKIM

Sanjai Ummi Aufa Hakim
Sanjai Ummi Aufa Hakim merupakan usaha yang menjual oleh-oleh khas sumatera barat yaitu sanjai. Sanjai ini telah berdiri sejak tahun 1999. Sanjai ini senantiasa melayani para pelanggannya dengan baik dan ramah agar para pelanggannya bisa merasakan kenyamanan saat berkunjung kesini.

Penasaran dengan kelezatan sanjai Bukittinggi dan makanan khas Sumatera Barat lainnya, cobalah ke Toko Oleh Oleh Sanjai Ummi Aufa Hakim Bukittinggi

Tidak hanya bisa mencici kelezatan nya di sini para pengunjung juga bisa menyaksikan secara langsung proses penggorengannya

Selain sanjai disini anda juga akan menemukan makanan ringan khas dari wilayah Bukittinggi atau wilayah lainnya di Sumatera Barat. Di antaranya adalah ikan bilih kering khas Danau Singkarak, Karak Kaliang, Ampiang Jaguang, Cincang Kuning, Rendang Telur dan lain-lain. Karena diproduksi oleh masyarakat setempat, pastinya harganya cukup terjangkau.