Taman Nasional Siberut
Surga Keanekaragaman Flora dan Fauna Mentawai
Taman Nasional adalah taman nasional yang dimiliki Sumatera Barat. Taman Nasional Siberut bahkan sudah dijadikan Cagar Biosfer oleh Unesco. Unesco menjadikan pulau siberut sebagai cagar biosfer karena Pulau Siberut memiliki flora yang unik dan 4 jenis primata endemik. Selain itu Kebudayaan Masyarakat Mentawai yang juga ditetapkan sebagai peninggalan neolitikum. Taman Nasional Siberut memiliki ekosistem yang unik sehingga dilindungi oleh dunia guna kepentingan pengetahuan.

Taman Nasional Siberut memiliki luas 190.000 hektar. Taman Nasional Siberut 60% nya merupakan wilayah hutan dengan ekosistemnya terdiri dari hutan primer campuran, hutan rawa, hutan pantai dan hutan bakau. Memiliki 4 jenis primata endemik yaitu: siamang kecil, lutung, simakobu dan beruk. Flora yang hidup rata rata merupakan pohon pohon tinggi 60 meter lebih dan beberapa jenis tanaman anggrek.

Taman Nasional Siberut masih terjaga kelestariannya karena peran Masyarakat Mentawai. Mereka memanfaatkan hasil hutan dengan cara tradisional yang tidak merusak. Pohon-pohon yang tumbuh pada taman nasional ini sebagian besar ditanam oleh masyarakat mentawai. Apabila pohon tersebut sudah tumbuh besar mereka memanfaatkan buah hasilnya hanya untuk kebutuhan sehari hari. Pohon dibiarkan tumbang dengan sendirinya dan ditanami kembali. Tradisi ini sudah bertahan secara turun temurun. Masyarakat Mentawai memiliki keyakinan bahwa hutan adalah pelindung mereka.





