2D1N PAYAKUMBUH

2D1N PAYAKUMBUH 

MIN 10 PAX IDR

1.824.000/ ORANG

BPBD Sumbar Pastikan Video Longsor Kelok Sembilan Hoaks

HARI 01. Airport – Payakumbuh (L,D)
Selamat Datang di Bandara Internasional Minangkabau.
Setelah pengurusan bagasi langsung menuju kendaraan yang telah disediakan oleh Perwakilan kami.

Menuju Padang. 

Tiba di Padang city tour dengan mengunjungi : Mesjid Raya Sumatera Barat, Perkampungan Cina, Kota Lama Padang, Jembatan Siti Nurbaya, Pantai Padang.

Kemudian menuju Lamun Ombak Restaurant untuk Makan siang.
Selanjutnya menuju Payakumbuh via Lembah Anai yang terkenal dengan Air Terjun dan kesejukan serta keindahan alamnya.
Mengunjungi Minangkabau Village, yang merupakan pusat dokumentasi Minangkabau
Setelah itu menuju Bukittinggi.
Dalam perjalanan singgah di Pandai Sikek yang terkenal dengan Tenunan Songket dan Ukiran tradisional Minangkabau.
Meneruskan perjalanan menuju Payakumbuh,
Makan malam dilokal restaurant dan menuju Homestay untuk istirahat

HARI 02. Payakumbuh – Airport (B,L)

Setelah sarapan check out hotel

City Tour Payakumbuh tour diawali menuju Lembah Harau dan Kelok 9 

Selanjutnya menuju Bukittinggi via baso 

Tiba di Bukittinggi city tour dengan mengunjungi Panorama Ngarai Sianok, Lobang Jepang, Pasar Atas, dan Jam Gadang.

Makan siang di Lapau Kapau/ RM Sederhana.

Setelah itu menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM) untuk penerbangan berikutnya. Terima kasih atas kepecayaan anda kepada kami dan sampai berjumpa lagi di tour berikutnya. Tour Ending


Harga wisata di Payakumbuh

Harga termasuk :
Transportasi AC
Makan sesuai program tour
Tiket masuk ke objek wisata
Akomodasi sesuai program
Driver Guide (FIT) & Tour Guide (GIT)
Mineral water & parkir
10 pax dewasa + 1 FOC

Harga tidak termasuk :
Keperluan pribadi seperti : bill telepon, laundry, minibar, dll.
Tips untuk Pemandu Wisata dan Sopir
Jus/ Minuman dilokal restaurant
Tiket Pesawat/Airport Tax/ Porter di Bandara
Tambahan biaya untuk hari libur (Long weekend, natal, lebaran, tahun baru)

Syech Kiramatullah Ungku Saliah

Syech Kiramatullah Ungku Saliah

Ungku Saliah  atau bernama  Syech Kiramatulla Ungku Saliah merupakan salah satu tokoh yang terkenal dan di hormati di Pariaman. Ungku Saliah berasal dari Sungai Sariak, tepatnya di Lubuak Bareh di Kecamatan VII Koto, Kabupaten Padang Pariaman  Ungku saliah  terkenal sebagai penyiar agam islam di pariaman dan  lahir pada tahun 1887 yamg merupakan penganut Mazhab Syafi’i.

Dawaik mulai belajar agama pada usia ke 15 tahun, guru pertamanya Syekh Muhammad Yatim Tuangku Mudiak Padang. di sanalah ia menempuh pendidikan pertamanya dan mendapatkan gelat Tuanku Saleh atau Ungku Saliah.  Beliau wafat di rumahnya pada 3 Agustus 1974.

Keistimewaan yang di miliki Ungku Saliah dalam cerita masyarakat dari turun temurunya yaitu bisa meramalkan  apa yang akan terjadi,  do’anya yang terkambulkan dll. Ungku Saliah adalah ulama yang bnyak di kenal oleh masyarakat bahkan foto-fotonya di pasang di rumah makan, bertujuan  agar masyarakat tetap selalu ingat ajaran islam yang selalu beliau siaran kan.

Visit Tuanku Saliah

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our services!

Kuliner Pisang Panggang

Kuliner Pisang Panggang

PISANG PANGGANG

Jika anda berkunjung ke Bukittinggi, jangan lupa untuk mencicipi kuliner Pisang Panggang Santan.  Kuliner Khas Bukittinggi ini berlokasi di Pasar Atas dan terdapat juga di sepanjang jalan Kampung Cina Bukittinggi.

1 porsi berkisar sekitar Rp 10.000 – Rp 15.000,-

Komposisinya terdiri dari Pisang Raja yang dipanggang diatas bara kemudian kulitnya dikupas, kemudian dimasukkan kedalam piring yang mana nanti disiram dengan Santan yang sudah dimasak. Makin lezat disajikan dengan  Roti Gabin seperti yang ada pada gambar.

Kuliner Panggan Santan ini disukai oleh seluruh kalangan, baik anak-anak, anak muda dan sampai ke orang tua. Semua sangat menikmati pisang panggang santan khas Bukittinggi. Jadi jika anda mengunjungi Bukittinggi jangan lupa untuk mencicipi kuliner khas Bukittinggi ini.  Wisata Bukittinggi

Visit Pisang Panggang

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our typical meal services!

Nasi Sek Pariaman

Nasi Sek Pariaman

 Nasi Sek ( nasi seratus kenyang) adalah makanan yang merupakan nasi putih berukuran kecil seukuran kepala tangan dan dibungkus menggunakan daun pisang. Nasi Sek ini hampir sama dengan nasi kuning dan nasi jamblang.

Nasi sek telah ada sejak tahun 1980-an. Nasi Sek dijual dalam porsi kecil, tapi lengkap dengan lauk pauk dan sayur. Saat itu, Nasi Sek dijual seharga seratus rupiah dan sudah dapat mengenyangkan perut pembelinya. Sejak saat itulah, Nasi Sek ini dinamakan nasi seratus kenyang. Seiring perkembangan zaman, harga Nasi Sek juga berubah dan oleh sebagian orang kepanjangan nasi ini berganti menjadi sepuluh ribu enak kenyang.

Nasi Sek memiliki porsi kecil yang dibungkus dengan daun pisang. Bungkusan Nasi Sek biasanya dibentuk kerucut. Ketika akan dimakan, bungkusan Nasi Sek dibuka dan baru ditambahkan berbagai lauk pauk dan pelengkap. Jenis lauk yang disediakan biasanya makanan laut seperti:ikan bakar dan gulai ikan dan juga ada lauk lainnya seperti: gulai jariang, gulai pucuk ubi, sambal teri, sambalado, dan menu masakan Minang lainnya. Nasi Sek juga disantap dengan pelengkap Sala Lauak, cemilan khas Pariaman yang terbuat dari ikan. Sala Lauak yang disajikan biasanya dalam keadaan hangat.

Nasi Sek dijual dengan harga Rp 2.000 hingga Rp 3.000 per bungkus, di luar lauk pauk dan pelengkap lainnya. Dengan harga Rp 10.000, pembeli sudah dapat menikmati Nasi Sek lengkap dengan lauk pauk dan Sala Lauak. Nasi Sek ini kebanyakan dijual hanya di tepi Pantai Gandoriah, Pariaman, Sumatera Barat dan sekitar daerah Pariaman.

KOTA BATUSANGKAR

KOTA BATUSANGKAR

Kota Batusangkar terletak di Kabupaten Tanah Datar Padang Sumatera Barat, Kota ini juga disebut sebagai Kota Budaya  karena di Kabupaten Tanah Datar terdapat banyak peninggalan dan prasasti terutama peninggalan Istana Basa Pagaruyung yang merupakan pusat Kerajaan Minangkabau. Kota ini berada pada tiga Kecamatan yaitu kecamatan Lima Kaum, Kecamatan Tanjung Emas dan dan Kecamatan Sungai Tarab. daerah ini sebelumnya dikenal sebagai Fort Van der Capellen selama masa kolonial Belanda, yaitu sebuah benteng pertahanan Belanda yang didirikan sewaktu Perang Padri. Benteng ini dibangun antara 1822 dan 1826 dan dinamai menurut nama Gubernur Jenderal Hindia Belanda. G.A.G.Ph. Van der Capellen. Kawasan ini secara resmi berganti nama menjadi Batusangkar pada tahun 1949, menggantikan nama kolonial sebelumya. Seiring dengan perkembangan zaman dan adanya keinginan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar untuk memindahkan Pusat Pemerintahan dari Batusangkar ke Pagaruyung, maka pada tanggal 26 April 2001 Markas Komando (Mako) Polres Tanah Datar yang baru di resmikan di Pagaruyung. Dan selanjutnya kawasan ini akan direhabilitasi kembali menjadi Fort Van der Capellen sebagai tempat objek wisata sejarah. Sekarang, kawasan ini masuk menjadi bagian dari kecamatan Lima Kaum, kabupaten Tanah Datar. Secara geografis wilayah Kabupaten Tanah Datar berada di sekitar kaki gunung Merapi, gunung Singgalang, dan gunung Sago, dan diperkaya pula dengan 25 sungai. Danau Singkarak yang cukup luas sebagian diantaranya merupakan wilayah Kabupaten Tanah Datar yakni terletak di Kecamatan Batipuh Selatan dan Rambatan

Visit Kota Batusangkar

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our services!

NAGARI KOTO GADANG

NAGARI KOTO GADANG

Koto Gadang adalah sebuah nagari tua yang terletak di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, sekitar 4 kilometer dari pusat Kota Bukittinggi. Nagari ini terkenal sebagai kampung para tokoh besar, seperti diplomat ulung Agus Salim dan jurnalis perempuan pertama Indonesia, Rohana Kudus. Sejak masa penjajahan Belanda, Koto Gadang dikenal sebagai pusat pendidikan dan pergerakan intelektual Minangkabau. Warisan sejarahnya yang kuat masih terasa hingga kini, menjadikan nagari ini tak hanya bersejarah tapi juga sarat nilai budaya.

Daya tarik utama Koto Gadang adalah keindahan alam dan kekayaan budayanya. Wisatawan dapat menikmati pemandangan Lembah Ngarai Sianok dari ketinggian, menjelajahi Janjang Koto Gadang yang menghubungkan desa ini ke kawasan Panorama Bukittinggi. Desa ini juga terkenal dengan kerajinan peraknya yang legendaris. Pengrajin lokal memproduksi aneka perhiasan dan souvenir perak buatan tangan, yang bisa dijadikan oleh-oleh khas bernilai tinggi.

Selain keindahan dan kerajinannya, Koto Gadang juga menyuguhkan kuliner khas Minang yang menggugah selera. Beberapa rumah makan dan warung tradisional menyajikan gulai itiak lado hijau. Menikmati kuliner lokal di tengah suasana nagari yang tenang dan sejuk tentu memberikan pengalaman wisata yang tak terlupakan.

Hal menarik lain yang membuat wisatawan betah di Koto Gadang adalah suasana nagari yang asri, bersih, dan penuh nilai tradisi. Rumah gadang yang megah berdiri berdampingan rumah peninggalan Belanda dengan kebun dan sawah yang hijau, menciptakan pemandangan yang menyejukkan mata. Kearifan lokal dan keramahan warganya menjadikan setiap kunjungan terasa hangat dan bermakna. Jika Anda mencari perpaduan antara wisata sejarah, budaya, alam, dan kuliner dalam satu tempat, Koto Gadang adalah destinasi yang wajib Anda kunjungi saat berada di Sumatera Barat.\

Koto Gadang berlokasi di Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Indonesia.

SATE LOKAN

SATE LOKAN

Lokan merupakan hewan laut sejenis kerang, namun ukurannya lebih besar dan dagingnya lebih tebal. Hidangan ini cukup mudah ditemui di daerah pesisir seperti Pasaman, Padang, Pariaman, dan Pesisir Selatan.

Sate memang umumnya dibuat dengan bahan dasar potongan daging ayam, kambing, atau sapi. Namun Sate Lokan sedikit berbeda karena dibuat dari daging kerang. Hal ini membuat bentuknya terlihat unik, dengan potongan yang sedikit lebih besar. Satu tusuk sate ini biasanya terdiri dari tiga hingga empat lokan.

Sebagai salah satu kuliner khas Minang, sate ini menawarkan cita rasa berbeda dibanding makanan sejenis. Bumbunya kaya rempah, mirip seperti rendang. Semuanya dibalurkan merata ke setiap tusukan lokan sebelum dibakar, menghasilkan aroma yang begitu wangi dan menggoda.

Dari segi rasa, bumbu yang digunakan juga mirip rendang. Rasanya bakal menyatu dengan tekstur lokal yang cenderung kenyal. Hidangan ini biasanya disajikan bersama potongan ketupat dan taburan bawang goreng.

Visit Sate Lokan

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our Meal services!

SOTO GARUDA

SOTO GARUDA

Padang memang bisa dibilang sebagai gudangnya kuliner. Ada nasi padang, sate padang, rendang dan lain sebagainya. Ada satu kuliner lainnya yang wajib dicoba saat berada di Padang, yakni Soto Garuda.

Soto Garuda termasuk ke dalam jajaran kuliner legendaris di Padang. Keberadaannya sendiri sudah ada sejak tahun 1976 lalu. Jika dihitung-hitung sampai sekarang, kuliner satu ini sudah berusia kurang lebih 42 tahun. Kini warungnya dikelola oleh Wilda Rahma yang memang pemilik dari Soto Garuda. Kuliner satu ini merupakan soto khas Padang dengan sajian dan isian yang nyentrik di dalamnya.

Berbeda dari soto betawi ataupun madura, soto padang memiliki kuah yang bening. Meskipun begitu, bukan berarti tak memiliki banyak bumbu di dalamnya. Citarasanya lebih pedas dengan rempah-rempah yang melimpah.

Penasaran dengan rasa nya, Ayo ke Padang dan rasakan langsung sensai nya

Visit Soto Garuda

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our typical meal services!

LANGKITANG

LANGKITANG

Langkitang, nama ini sudah tidak asing lagi di telinga orang- orang yang hidup di padang sumetera barat atau bagi mereka yang pernah berkunjung ke kota padang. Langkitang adalah salah satu makanan khas di minang,hewan bercangkang yang menyerupai keong ini sangat lezat disantap sebagai teman mengobrol di pinggir pantai di sore hari.

Sepintas melihat bentuknya yang masih menyerupai keong dan kerang yang masih dalam cangkangnya, mungkin Anda akan berfikir dua kali untuk membelinya apalagi memakannya. Tapi jika sudah merasakannya, bisa dipastikan anda akan susah berhenti karena sensasi manyucuik (sedot dengan mulut).Dijamin bakalan nambah,tambuaah ciek ni!

Langkitang tidak hanya menjadi makanan favorit, tapi juga menjadi matapencarian yang cukup menggiurkan jika ditekuni dengan serius. Harganya pun sangat ekonomis,untuk satu porsi bisa kita dapatkan hanya dengan Rp.5ribu saja. Selain enak, ternyata banyak khasiat yang tekandung dari makanan ini.

Jadi,bagi yang belum pernah mencoba mungkin ini bisa menjadi kuliner yang patut dicoba.Silahkan datang ke pantai padang,di sepanjang pantai akan anda temukan penjual langkitang.

Visit Langkitang

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our typical meal services!

Kalamai Gegek

Kalamai Gegek

Kalamai gegek adalah makanan khas Minang Kabau yang menjadi primadona orang kala itu, Kalamai gegek ini agak mirip dengan ongol – ongol di luar Minang. tapi rasanya agak berbeda walaupun bentuknya sama hitam dan dikasih kelapa parut di atasnya.

Berbeda dengan kalamai lainnya yang biasanya terbuat dari tepung ketan dan gula merah, kalamai gegek ini malah terbuat dari tepung sagu .

Kenapa dinamakan kalamai gegek ? . karena setiap dipegang ia akan bergoyang – goyang seperti orang menggigil.” Gegek itu sama dengan menggigil.”

Goyangannya itu yang membuat kangen dan selalu ingin mencicipinya.

Visit Kalamai Gegek

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our typical meal services!