Talempong Unggan

Talempong Unggan

Talempong Unggan

Talempong Unggan adalah salah satu bentuk musik tradisional yang berasal dari Nagari Unggan, Sijunjung, Sumatera Barat. Alat musik ini terdiri dari enam talempong, dua gendang, dan satu aguang, yang dimainkan khusus oleh perempuan. Talempong Unggan sering ditampilkan pada berbagai acara adat, seperti khitanan, sebagai bagian dari perayaan dan tradisi masyarakat setempat.

Keunikan Talempong Unggan terletak pada teknik permainannya yang tidak terikat pada irama tertentu, memungkinkan para pemain untuk menghasilkan melodi yang bervariasi. Musik ini menggunakan nada pentatonik, menciptakan nuansa yang khas dan mendalam. Lagu-lagu yang dinyanyikan dalam Talempong Unggan terbagi menjadi tiga kategori: lagu lama yang mengisahkan sejarah masyarakat, lagu gubahan yang merupakan ciptaan baru, dan lagu baru yang diadaptasi dari tradisi lokal.

Talempong Unggan tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk mempertahankan budaya dan tradisi Minangkabau. Melalui musik ini, generasi muda dapat belajar dan menghargai warisan budaya yang kaya dari nenek moyang mereka.

Dengan pesonanya yang memikat, Talempong Unggan menjadi salah satu kekayaan budaya yang patut dilestarikan dan diperkenalkan kepada masyarakat luas.

Festival Rang Solok Baralek Gadang

Festival Rang Solok Baralek Gadang

Festival Rang Solok Baralek Gadang

Festival Rang Solok Baralek Gadang adalah acara tahunan yang diadakan di Kota Solok, Sumatera Barat, bertujuan untuk mempromosikan pariwisata lokal dan memperkuat identitas Kota Solok sebagai “Kota Beras Serambi Madinah.” Festival ini tidak hanya menjadi ajang perayaan panen melimpah, tetapi juga platform untuk mengenalkan kekayaan budaya dan potensi pertanian daerah.

Acara ini dimulai dengan pawai budaya yang menampilkan keanekaragaman seni dan tradisi masyarakat setempat. Dalam festival ini, berbagai kesenian tradisional Minangkabau ditampilkan, seperti Tari Piring, Tari Indang, dan kesenian randai. Pertunjukan-pertunjukan ini menunjukkan kekayaan budaya Minang yang telah diwariskan dari generasi ke generasi, menciptakan suasana yang meriah dan penuh warna.

Salah satu daya tarik utama festival adalah penyelenggaraan di area persawahan, yang menciptakan suasana alami yang unik. Kegiatan “Malambuik Padi,” yang menggambarkan proses panen padi, menjadi simbol penting dalam acara ini. Festival ini mengajak pengunjung untuk merasakan langsung hubungan antara budaya dan pertanian, serta pentingnya ketahanan pangan dalam kehidupan masyarakat.

Rang Solok Baralek Gadang juga menjadi wadah bagi pelaku ekonomi kreatif untuk memasarkan produk mereka, membantu mendukung perekonomian lokal dan menciptakan peluang bagi para petani dan pengusaha kecil. Festival ini bertujuan untuk menarik lebih banyak wisatawan serta memperkenalkan kekayaan alam dan budaya Kota Solok kepada dunia.

Dengan berbagai kegiatan menarik dan suasana yang meriah, Festival Rang Solok Baralek Gadang tidak hanya merayakan panen melimpah tetapi juga memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan di antara masyarakat. Acara ini diharapkan dapat meningkatkan citra Kota Solok di tingkat nasional dan internasional serta menjadi kebanggaan warga setempat.

Kampung Adat Sijunjung

Kampung Adat Sijunjung

Kampung Adat Sijunjung

Menelusuri Kearifan Lokal Minangkabau

Kampung Adat Sijunjung yang terletak di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, merupakan kawasan yang masih mempertahankan budaya serta arsitektur tradisional Minangkabau. Dikenal juga sebagai Kampung Adat Tanjung Bonai, kampung ini menyuguhkan suasana kehidupan adat yang autentik dan dijaga dengan baik hingga kini. Daya tarik utamanya adalah deretan Rumah Gadang, rumah adat khas Minangkabau dengan atap melengkung menyerupai tanduk kerbau. Rumah Gadang tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga menjadi pusat kehidupan adat yang sarat makna bagi masyarakat setempat.

Selain arsitekturnya, masyarakat Kampung Adat Sijunjung masih menjalankan berbagai prosesi adat yang diwariskan turun-temurun. Upacara adat seperti pernikahan, turun mandi, dan berbagai ritual lainnya kerap dilaksanakan dengan khidmat. Tradisi-tradisi ini memberi pengunjung kesempatan untuk menyaksikan langsung dan merasakan nuansa kehidupan adat Minangkabau yang unik. Di kampung ini, nilai-nilai kekeluargaan dan gotong royong tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.

Kampung Adat Sijunjung juga menawarkan pemandangan alam yang indah. Dikelilingi oleh pepohonan hijau, sawah, serta sungai yang mengalir jernih, kampung ini memberikan suasana yang tenang dan asri, membuat pengunjung merasa jauh dari kebisingan kota. Suasana pedesaan yang damai dan alami ini menjadi nilai tambah bagi mereka yang ingin menikmati kesejukan alam sembari mendalami kekayaan budaya.

Sebagai destinasi wisata budaya, Kampung Adat Sijunjung menawarkan pengalaman tak terlupakan bagi siapa pun yang berkunjung. Pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan penduduk lokal yang ramah, mempelajari adat istiadat Minangkabau, dan melihat bagaimana masyarakat setempat mempertahankan tradisi leluhur mereka. Kampung ini menjadi bukti nyata bahwa meskipun zaman terus berkembang, budaya dan adat istiadat Minangkabau masih terjaga dan hidup dalam keseharian masyarakatnya.

Kampung Adat Sijunjung ini berlokasi di Jl. Dipoenogoro, Lalan, Kec. Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat.

Salawaik Dulang

Salawaik Dulang

Salawaik Dulang

Tradisi Syair dan Gubahan dari Solok

Salawaik Dulang adalah salah satu tradisi seni budaya yang kaya akan nilai-nilai adat dan agama dari Solok, Sumatera Barat. Tradisi ini berbentuk dendang atau syair yang dilantunkan secara berkelompok oleh para pria atau wanita, diiringi dengan alat musik tradisional seperti rebana atau Dulang yang merupakan nampan besar berbahan logam yang ditabuh sebagai pengatur irama. Pertunjukan ini biasanya dilakukan secara duduk melingkar, menambah kesakralan dan kekompakan dalam penampilannya.

Syair-syair dalam Salawaik Dulang tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana untuk menyampaikan nasihat, ajaran agama, serta nilai-nilai moral. Lirik yang dibawakan sering kali menyentuh tema-tema keagamaan, seperti pujian kepada Allah, kisah-kisah Islami, atau pesan moral yang mengajarkan pentingnya kebersamaan, gotong royong, dan saling menghormati dalam masyarakat.

Salawaik Dulang kerap ditampilkan dalam berbagai acara adat, seperti pernikahan, khitanan, aqiqah, hingga peringatan hari besar keagamaan. Kehadirannya dalam setiap acara tersebut tidak hanya memberikan hiburan bagi yang hadir, tetapi juga mempererat hubungan sosial dan kekeluargaan antar anggota masyarakat.

Tradisi ini terus dijaga oleh masyarakat Solok sebagai bagian dari upaya melestarikan warisan budaya nenek moyang mereka. Meskipun zaman terus berubah, Salawaik Dulang tetap menjadi simbol kebersamaan dan kebudayaan yang tak lekang oleh waktu.

3D2N Solok Selatan Tour

3D2N Solok Selatan Tour

Paket Wisata Solok Selatan 3 Hari 2 Malam Harga: Rp 2.402.000/pax
Minimal Peserta: 10 orang

Nikmati keindahan alam dan budaya Minangkabau dengan paket wisata eksklusif 3 hari 2 malam ke Solok Selatan. Cocok untuk wisatawan yang ingin menjelajah alam, sejarah, dan kearifan lokal Sumatera Barat.

paket tour solok selatan

Day 01: Airport - Solok Selatan (L, D)

Penjemputan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM)

Perjalanan menuju Solok Selatan

Makan siang di restoran lokal

Singgah di Kebun Teh Solok

Makan malam di restoran lokal

Check in Penginapan dan istirahat

Day 02: Solok Selatan Tour (B, L, D)

Sarapan pagi 

Kunjungan ke:

  • Goa Batu Kapal
  • Air Terjun Tangsi Tigo

 

Makan siang di local restaurant

Melanjutkan tour ke:

  • Puncak Bangun Rejo
  • Nagari Saribu Rumah Gadang
  • Menara Songket

Kembali ke penginapan  dan istirahat

puncak bangun rejo

Day 03 Solok Selatan Airport ( B,L )

Sarapan pagi dan check out 

Perjalanan ke Bandara via Panorama Sitinjau Lauik

Makan siang di restoran lokal

Drop di Bandara Internasional Minangkabau

Harga Sudah Termasuk :

Kenapa Memilih Tour Ini :

  • Transportasi AC selama tour
  • Hotel/ Akomodasi
  • Makan sesuai jadwal perjalanan (B: Sarapan, L: Makan Siang, D: Makan Malam)
  • Tiket masuk ke objek wisata
  • Driver guide atau tour guide profesional
  • Air mineral harian dan parkir
  • Wisata Alam Eksotis yang Belum Ramai Wisatawan Solok Selatan adalah surga tersembunyi di Sumatera Barat. Destinasi seperti Goa Batu Kapal, Air Terjun Tangsi Tigo, dan Nagari Saribu Rumah Gadang menawarkan keindahan yang masih alami dan belum banyak dijamah.
  • Kaya Budaya & Arsitektur Minang Asli Nikmati pengalaman mengunjungi Nagari Saribu Rumah Gadang, tempat ratusan rumah adat Minangkabau berdiri megah dan masih dihuni. Rasakan suasana adat yang hidup, bukan hanya pemandangan.
  • Akses & Transportasi Nyaman Paket ini sudah termasuk antar jemput dari Bandara Internasional Minangkabau dan transportasi full AC selama tour — cocok untuk grup, keluarga, maupun corporate outing.
  • Perpaduan Wisata Alam & Sejarah yang Seimbang Dari puncak Bangun Rejo yang menyuguhkan panorama luar biasa, hingga Goa Batu Kapal yang sarat cerita, setiap titik destinasi mengandung kekayaan alam dan budaya yang unik
  • Cocok untuk Semua Kalangan Paket ini ramah untuk anak-anak, keluarga, instansi, maupun komunitas traveler. Jadwal fleksibel, tanpa trek berat, dan setiap titik wisata dapat dinikmati semua usia
  • Spot Instagramable & Dokumentasi Mudah Setiap tempat dalam paket ini menyuguhkan latar alam fotogenik — dari puncak, air terjun, hingga hamparan rumah gadang. Bawa pulang galeri penuh kenangan indah!
  • Harga Terjangkau, Fasilitas Lengkap Mulai dari Rp 2.402.000/orang (min. 10 orang) sudah termasuk transportasi, hotel, makan 7x, tiket masuk, guide, dan souvenir — tidak perlu repot, semua diurus!

Catatan:
Itinerary dapat berubah sesuai kondisi cuaca dan situasi di lapangan demi kenyamanan dan keamanan peserta. Harga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, tergantung pada ketersediaan hotel dan transportasi. Disarankan membawa perlengkapan pribadi seperti obat-obatan pribadi, sunblock, sandal outdoor, dan pakaian ganti.Tidak termasuk biaya pribadi, tipping guide & driver, serta aktivitas tambahan di luar program. Anak usia 0–3 tahun free, tanpa kursi di kendaraan dan tanpa extra bed

3D2N SOLOK SELATAN TOUR

MIN 10 PAX

RP 1.688.000/ PAX

ay 01 : Airport – Solok Selatan ( L, D )
  • Anda akan dijemput oleh perwakilan kami di Bandara Internasional Minangkabau
  • Selanjutnya menuju Solok Selatan
  • Makan Siang Local Restoran 
  • Singgah di Kebun Teh Solok 
  • Makan malam di lokal restoran
  • Check in Hotel
Day 02 : Solok Selatan – Padang ( B, L, D )
  • Sarapan pagi di Hotel dan check out hotel
  • Tour di Solok Selatan dengan mengunjungi Goa Batu Kapal dan Air Terjun Tangsi Tigo
  • Makan siang di lokal Restoran. 
  • Mengunjungi Puncak Bangun Rejo, Nagari Saribu Rumah Gadang, dan Menara Songket untuk melihat keindahan Nagari Saribu Rumah Gadang dari Ketinggian 
  • Kembali Penginapan dan Istirahat
Day 03 : Padang – Airport ( B, L ) 
  • Sarapan Pagi dan Check Out Hotel
  • Menuju Airport via Panorama Sitinjau Lauik. 
  • Makan siang di lokal Restoran. 
  • Menuju Bandara Internasional Minangkabau, Tour selesai, sampai jumpa pada trip berikutnyA
Harga Sudah Termasuk 
  • Transportasi AC
  • Makan sesuai program tour
  • Tiket masuk ke objek wisata
  • Akomodasi sesuai pilihan ( 1 malam di Padang + 2 malam di Bukittinggi ) Twin/ Triple Sharing
  • Life Jacket, Snorkeling & Boat
  • Driver Guide 
  • Mineral water 
  • Parking
Harga Tidak Termasuk :
  • Keperluan pribadi seperti : bill telepon, laundry, minibar, dll.
  • Tips untuk Pemandu Wisata dan Sopir
  • PCR/ Antigen
  • Jus/ Minuman di lokal restaurant
  • Tiket Pesawat/Airport Tax/ Porter di Bandara
  • Tambahan biaya untuk hari libur (Long weekend, natal, lebaran, tahun baru)
  • Tambahan biaya weekend Rp 100.000/kamar untuk Hotel di Area Bukittinggi.
Gandang Sarunai

Gandang Sarunai

Gandang Sarunai

Musik Tradisional khas Solok Selatan

Gandang Sarunai merupakan tradisi turun temurun solok selatan yang masih terjaga kelestariannya hingga sekarang. Kesenian ini berasal dari Nagari Luak Kapau, Kabupaten Solok Selatan. Gandang Sarunai biasanya ditampilkan pada upacara adat seperti pengangkatan Raja Alam Surambi Sungai Pagu. yang disebut dengan bakajo atau uwak Lambai. 

Gandang Sarunai merupakan alat musik perkusi yang bermuka dua dan dimainkan bersama sarunai, yaitu alat musik tiup tradisional Minangkabau yang dibuat dari batang padi. Gandang Sarunai dimainkan secara bersama sama dengan dua orang pemain gendang dan satu pemain sarunai. Gandang Sarunai ini memiliki keunikan dibanding dengan permainan alat musik lainnya. Dimana bunyi yang dihasilkan saling bertaut. Menimbulkan bunyi yang harmonis dan kompak. 

Sampai saat ini Gandang Sarunai masih dilestarikan oleh masyarakat setempat dan pemerintah. Bahkan tradisi ini ditetapkan menjadi warisan budaya tak benda yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Gandang Sarunai merupakan warisan turun temurun yang diciptakan oleh masyarakat yang dilatarbelakangi sejarah, dan menjadi kewajiban untuk melestarikannya dan menjadi atraksi wisata yang membanggakan. 

Jurut

Jurut

Jurut

Kuliner Tradisional Mentawai yang Menggugah Selera

Mentawai, salah satu kepulauan eksotis di Sumatera Barat, terkenal dengan tradisi dan budaya yang masih terjaga, termasuk dalam hal kuliner. Salah satu makanan tradisional yang kerap ditemukan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Mentawai adalah Jurut.

Jurut adalah makanan khas Mentawai yang berbahan dasar pisang. Pisang, yang mudah didapatkan di kepulauan Mentawai, menjadi salah satu bahan pangan utama dalam kehidupan masyarakat setempat. Jurus sendiri diolah dari pisang yang ditumbuk halus dan kemudian dicampur dengan kelapa parut serta gula. Campuran ini dibungkus dengan daun pisang dan dipanggang atau direbus, menciptakan tekstur yang lembut dengan rasa manis dan gurih yang khas.

Dalam budaya Mentawai, Jurut tidak hanya menjadi makanan sehari-hari, tetapi juga hadir dalam acara-acara adat dan perayaan penting. Makanan ini disajikan sebagai simbol kebersamaan dan rasa hormat terhadap tamu. Kehadiran Jurut dalam berbagai upacara adat menunjukkan betapa makanan ini memiliki tempat penting dalam budaya dan tradisi suku Mentawai.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Mentawai, Jurut menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda. Selain rasanya yang lezat dan proses pembuatannya yang alami, Jurus juga memberikan kesempatan untuk lebih memahami filosofi dan nilai-nilai budaya masyarakat Mentawai. Jurus adalah representasi dari kesederhanaan, kearifan lokal, dan hubungan harmonis antara manusia dan alam.

 

 

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad 1446 Hijriah

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad 1446 Hijriah

Tradisi Dikie Maulid

Kebudayaan Masyarakat Pariaman saat Maulid Al Nabi

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammmad 1446 Hijriah. Maulid Nabi Muhammad adalah peristiwa bersejarah yang selalu diperingati oleh Umat Islam di seluruh dunia. Pada tanggal 12 Rabiul Awal, lahirlah seorang manusia mulia yang kelak menjadi pembawa syariat, pencerah, dan penuntun umat menuju jalan yang lurus. Maulid Nabi bukan hanya sekadar hari peringatan, tetapi juga waktu yang tepat untuk merenungkan nilai-nilai kehidupan Rasulullah SAW. Beliau adalah teladan sempurna dalam hal kesabaran, kasih sayang, kejujuran, dan keteguhan iman.

Sebagai Nabi yang dicintai umatnya yang diyakini umat Islam telah menyelamatkan manusia di dunia dan akhirat, sewajarnyalah peringatan kelahirannya diperingati sebagai bentuk rasa cinta terhadap Nabi yang mulia. Termasuk daerah Pariaman yang selalu melaksanakan tradisi Dikie Maulid yang selalu dilakukan saat memperingati hari kelahiran Rasulullah. Tradisi ini dilakukan dengan berbagai aktivitas seperti: malamang, dan bajamba. Tradisi Malamang tidak akan dilakukan jika tidak di hari Maulid Nabi. tradisi malamang ini bisa membuat lamang dari 100 – 200 batang yang bisa menghabiskan 70 – 90 kg beras ketan. Kegitan malamang dimulai pada jam 11 malam dengan kegiatan mengisi talang, kemudian lamang dibakar dengan menggunakan kayu.

Selain tradisi malamang juga ada tradisi bajamba. Tradisi Bajamba adalah tradisi makan hidangan yang diletakkan pada dulang (piring besar) yang diletakkan lauk pauk seperti  ayam singgang, ayam goreng, pangek ikan tongkol yang besar, gulai asam padeh gadang, telur bulat goreng, perkedel, terung goreng, goreng kacang panjang, dan patai balado.Makan bajamba tidak bisa dihabiskan oleh satu orang, oleh karena itu tradisi bajamba dilakukan secara beramai ramai, menambah kuat tali silaturrahmi dan rasa kebersamaan. 

 

Tari Indang Tagak Solok Selatan

Tari Indang Tagak Solok Selatan

Tari Indang Tagak

Tarian Unik Khas Solok Selatan

Tari Indang biasanya dilakukan dengan gerakan duduk secara berkelompok serta diiringi dengan lagu indang. Tapi berbeda dengan tari indang biasanya. Tari Indang ini unik, dilakukan dengan gerakan berdiri, cepat dan lincah. Serta diiringi dengan lagu shalawat. Tarian ini dikenal dengan Tari Indang Tagak. Salah satu tarian khas dari Solok Selatan.

Tari Indang Tagak memiliki gerakan lincah, cepat dengan penuh energi. Tarian diiringi dengan lagu shalawat dengan memainkan alat musik seperti rabab, saluang dan gandang. Ritme dan tempo musik yang cepat dan energetik menambah kesan semangat dalam tari.

Selain gerakannya yang memukau, Tari Indang Tagak juga memiliki keunikan dalam pakaian dan properti tariannya. Dimana Penari memakai baju dengan warna cerah sambil membawa alat musik yang seperti gendang kecil bernama Rebana.  

Selain itu Tari Indang Tagak memiliki makna filosofis dan budaya yang dalam. Dimana Tari Indang Tagak merupakan sebuah media untuk menyebarkan dakwah Islam. Syair dan lirik yang digunakan menggambarkan nilai-nilai keagamaan, dan kebaikan. Ini sangat sesuai dengan adat Minangkabau yaitu “ Adat Basandi Syara, Syara Basandi Kitabullah” yang berarti semua adat Minangkabau beserta kebudayaannya berpedoman kepada agama Islam dan Alquran.

Pangek Pisang Solok Selatan

Pangek Pisang Solok Selatan

Pangek Pisang

Kenikmatan Manis Gurih Khas Solok Selatan

Pangek Pisang merupakan kuliner khas dari Solok Selatan. Pangek Pisang dibuat dari bahan Pisang Batu atau Pisang Kepok. Manisnya pisang dan gurihnya santan kemudian bercampur menjadi satu menambah kenikmatan kuliner tradisional ini. Cara membuatnya pun cukup mudah, dengan menyiapkan bahan-bahan seperti Pisang Batu, Santan Kelapa, Kunyit, Vanili, Garam, Gula, dan Pandan wangi. Setelah itu masak semua bahan seperti gulai lainnya, kemudian tunggu sampai mendidih, Pangek Pisang siap untuk disantap.

Pangek Pisang dapat dijumpai pada kegiatan adat atau hari-hari tertentu. Seperti acara batagak penghulu, atau baralek (pesta pernikahan adat). Sekarang tidak perlu menunggu acara lagi, sudah ada masyarakat yang menjual makanan tradisional ini. Dengan harga Rp 10.000 saja, anda sudah dapat menikmati kelezatan Pengek Pisang ini. Pangek Pisang sangat cocok dinikmati dengan ketan.