Cara Berburu Masyarakat Mentawai
Metode Berburu Unik dari Masyarakat Mentawai

Masyarakat Suku Mentawai mendapatkan makanan dan kebutuhan hidup mereka dengan cara berburu di hutan atau yang dikenal dengan tradisi Murourou. Mereka menggantungkan hasil buruan mereka pada dinding Rumah Uma sebagai kenang-kenangan. Semakin banyak tulang hasil buruan maka semakin dihormati keluarga tersebut.
Suku Mentawai berburu dengan menggunakan panah yang mereka sebut dengan Rourou. Rourou merupakan senjata ampuh bagi masyarakat Suku Mentawai, tidak hanya digunakan sebagai alat berburu, tetapi digunakan juga sebagai alat bertahan dari serangan musuh.
Rourou terbuat dari bahan dasar batang enau. Tali busurnya terbuat dari kulit pohon koka yang membuat Rourou ini tahan lama dan bisa dipakai bertahun tahun. Rourou memiliki panjang 1,5 meter sampai dengan 2 meter untuk orang dewasa. Sedangkan untuk anak-anak disesuaikan dengan tubuh mereka. Tangkai panah Rourou memiliki panjang 1 meter terbuat dari pelepah pohon duri. Anak panah Rourou juga bermacam macam bentuk dan fungsinya. Anak panah dengan ujung yang runcing biasanya dipakai untuk memanah monyet, sedangkan ujung panah berbentuk segitiga digunakan untuk memanah hewan buruan yang lebih besar seperti babi, rusa, kijang dan lainnya. Namun ada pula ujung panah yang berbentuk bulat yang digunakan untuk memanah burung maupun ayam hutan.
Panah Rourou tenyata juga dilumuri dengan racun yang disebut dengan Pangarita. Pangarita ini bertujuan agar hewan buruan lebih cepat untuk dilumpuhkan. Racun ini terbuat dari bahan Daun Omai, Batang Ragi, Akar Laingik atau juga dikenal dengan Akar Tuba, Daro (cabe rawit), Kulit Kayu Lappak, dan Bagglau (Lengkuas). Untuk mengoleskan racun ke anak panah suku mentawai menggunakan bulu dari ekor tupai dan dibuat tangkainya menggunakan bambu.
Berburu hanya boleh dilakukan oleh kaum laki-laki. Oleh karena itu, keterampilan memanah wajib bagi laki laki Suku Mentawai. Anak anak Suku Mentawai sudah dilatih untuk berburu sejak umur 5 tahun menggunakan panah yang terbuat dari bambu. Saat umur mereka sudah menginjak 10 tahun mereka berburu dengan menggunakan Rourou.





