Panorama Lobang Jepang merupakan objek wisata yang tidak hanya menawarkan pengalaman wisata yang unik, Tetapi juga membawa pengunjung untuk menyelami sejarah masa penjajahan Jepang di Indonesia. Lobang Jepang dibangun pada tahun 1942-1945, Lobang Jepang merupakan terowongan yang digunakan oleh tentara Jepang sebagai bunker, gudang senjata, dan tempat perlindungan selama perang dunia ll. Keberadaannya menjadi saksi bisu dari kerja paksa atau romusha yang melibatkan banyak penduduk setempat.

Terowongan Lobang Jepang ini memiliki kepanjangan sekitar 1,5 kilometer dengan banyak cabang dan ruang-ruang yang digunakan untuk untuk berbagai fungsi. Dinding-dindingnya yang kokoh menunjukkan keahlian militer Jepang dalam membangun struktur bawah tanah. Beberapa bagian terowongan kini telah diterangi dengan lampu, sehingga pengunjung dapat dengan aman menjelajahi lorong-lorong yang masih terasa aura sejarahnya.

Objek wisata ini juga menawarkan pemandangan yang luar biasa. Terletak di Taman Panorama, Lobang Jepang berdekatan dengan Ngarai Sianok yang memberikan pemandangan yang sangat indah dan sejuk, dan disini kita juga dapat dan di objek wisata ini kita juga dapat menikmati pemandangan di Taman Panorama, Untuk memasuki Objek wisata ini kita hanya membayar tiket seharga Rp 25.000, – Jarak antara Jam Gadang dan Lobang Jepang sekitar 600 meter, dan jika anda dapat menempuh perjalanan sekitar 10 menit.

Para pemandu lokal di sini seringkali menambahkan nilai lebih bagi perjalanan wisatawan. Mereka tidak hanya menunjukkan jalan di dalam terowongan, tetapi juga menceritakan kisah-kisah menarik dan fungsi dari setiap bagian terowongan. Berwisata ke Panorama Lobang Jepang adalah perpaduan sempurna antara edukasi dan rekreasi, menjadikannya destinasi yang layak dikunjungi saat berada di sekitar Lobang Jepang.
Lobang Jepang berlokasi di Jalan Panorama, Kelurahan Benteng Pasar Atas, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.





