PACU ITIAK

PACU ITIAK

Wisata Budaya

Minangkabau dalam hal budaya selalu menarik. Tak ada habisnya. Warga Minang di Provinsi Sumatra Barat sangat kukuh mempertahankan tradisi nenek moyang. Mulai dari masakan, kesenian, hukum adat, hingga kebiasaan unik pun terus mereka jaga. Pacu itiak misalkan.

Olahraga tradisional asli Kabupaten Limapuluh Kota ini konon sudah ada sejak 1028. Kisah awalnya terjadi di Kanagarian Aur Kuning, Sicincin, dan Padang Panjang. Kebiasaan petani dalam mengembala itik dengan menghalaunya hingga terbang menjadi ide awal olahraga ini.

Dari sanalah muncul ide untuk mengadakan pacu itik. Mereka mulai melatih para itik untuk dapat terbang tinggi, kemudian diikutsertakan dalam ajang lomba pacu itiak. Uniiknya, lomba ini diselenggarakan guna menghilangkan kejemuan dan kepenatan para petani.

Kebiasaan ini terus terjadi turun temurun, hingga hari ini. Pacu itiak sekarang tidak lagi digelar di sawah, tapi beralih ke gelanggang

BAGA BEACH COTTAGE

BAGA BEACH COTTAGE

Penginapan di Painan

Baga beach cottage merupakan penginapan yang bagus untuk berwisata bahari ke kawasan mandeh.

Destinasi ini berada di kawasan teluk mandeh. Baga beach cottage terletak di Ampang Pulai, Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Untuk ke resort beach cottage para wisatawan bisa menggunakan mobil selama 2 jam perjalanan dari kota padang menuju Baga Beach Cottage.

Baga beach cottage mempunyai pesona laut yang sangat menawan dan keindahan sunsetnya di sore hari.

Baga beach cottage cocok untuk liburan keluarga karna disini wisatawan bisa melakukan aktivitas bakar ikan, bakar jagung, foto-foto, berenang atau bermain air.

Baga Beach memiliki 3 type kamar
Cottage big family maximal untuk 5 orang, Cottafe family maximal untuk 2 orang dan kamar honeymoon
Setiap di fasilitasi dengan AC, Water Heater, Water Boiler, Diner, Breakfast, Coffee, Tea & Mineral Water

Disini juga di sediakan boat kecil untuk memancing ikan, menelusuri pulau-pulau terdekat seperti pulau teraju, pulau cubadak, pulau sironjong gadang, pulau sironjong ketek dan pulau sutan.

Kita juga bisa menelusuri perkampungan nelayan seperti Sungai Nyalo, Kapo-Kapo, dan Sungai Pinang.

DANAU MANINJAU

DANAU MANINJAU

Wisata di Maninjau

Danau Maninjau adalah sebuah danau di kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, provinsi Sumatra Barat, Indonesia. Danau ini terletak sekitar 140 kilometer sebelah utara Kota Padang, ibu kota Sumatra Barat, 36 kilometer dari Bukittinggi, 27 kilometer dari Lubuk Basung, ibu kota Kabupaten Agam.

Danau Maninjau merupakan sumber air untuk sungai bernama Batang Sri Antokan. Di salah satu bagian danau yang merupakan hulu dari Batang Sri Antokan terdapat PLTA Maninjau. Puncak tertinggi diperbukitan sekitar Danau Maninjau dikenal dengan nama Puncak Lawang. Untuk bisa mencapai Danau Maninjau jika dari arah Bukittinggi maka akan melewati jalan berkelok-kelok yang dikenal dengan Kelok 44 sepanjang kurang lebih 10 km mulai dari Ambun Pagi sampai ke Maninjau.

Danau Maninjau tercatat sebagai danau terluas kesebelas di Indonesia. Sedangkan di Sumatra Barat, Maninjau merupakan danau terluas kedua setelah Danau Singkarak yang memiliki luas 129,69 km² yang berada di dua kabupaten yaitu Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Solok. Di sekitar Danau Maninjau terdapat fasilitas wisata, seperti Hotel(Maninjau Indah Hotel, Pasir Panjang Permai) serta penginapan dan restoran.

KELOK 9

KELOK 9

kelok 9

Kelok 9 atau Kelok Sembilan adalah ruas jalan berkelok yang terletak sekitar 30 km sebelah timur dari Kota Payakumbuh, Sumatra Barat menuju Provinsi Riau. Jalan ini membentang sepanjang 300 meter di Jorong ulu air, Nagari harau/kenagarian persiapan ulu air, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat dan merupakan bagian dari ruas jalan penghubung Lintas Tengah Sumatra dan Pantai Timur Sumatra. Jalan ini memiliki tikungan yang tajam dan lebar sekitar 5 meter, berbatasan dengan jurang, dan diapit oleh dua perbukitan di antara dua cagar alam: Cagar Alam Air Putih dan Cagar Alam Harau.

Di sekitar Jalan Kelok 9 saat ini telah dibangun jembatan layang sepanjang 2,5 km. Jembatan ini membentang meliuk-liuk menyusuri dua dinding bukit terjal dengan tinggi tiang-tiang beton bervariasi mencapai 58 meter. Terhitung, jembatan ini enam kali menyeberangi bolak balik bukit. Jembatan ini diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Oktober 2013 meskipun telah beberapa kali dibuka untuk menunjang arus mudik lebaran dan penyelenggaraan Tour de Singkarak dua tahun sebelumnya.

4D3N BUKITTINGGI JIREK HOMESTAY

4D3N BUKITTINGGI JIREK HOMESTAY

BUKITTINGGI TOUR 4 HARI 3 MALAM
RP 1.505.000/ ORANG MIN 06 ORANG DEWASA
HOTEL: 3N JIREK HOMESTAY

Paket tour padang 4 hari 3 malam

HARI 01. Airport – Bukittinggi (LD)
Tiba dibandara Internasional Minangkabau, anda akan dijemput oleh perwakilan Kami. Setelah pengurusan bagasi menuju Bukittinggi via Lembah Anai. Berhenti sejenak di Air Terjun Lembah Anai yang diyakini bisa membuat awet muda. Kemudian mengunjungi Minangkabau Village yang merupakan Pusat Dokumentasi Minangkabau. Makan siang di Lokal restaurant. Setelah itu menuju Bukittinggi, diperjalanan berhenti di Souvenir Shop Putri Minang, Pandai sikek & Linduang Bulan untuk membeli oleh-oleh khas Sumatera Barat. Tiba di Bukittinggi, check in Hotel. Makan malam di local restaurant. Melihat pertunjukan tari-tarian (atas biaya sendiri).

Day 02. Minangkabau Tour (B,L,D)
Sarapan pagi di hotel dan dilanjutkan menuju Kelok 9 untuk melihat proyek fly over terbesar di Sumatera Barat. Selanjutnya menuju Payakumbuh mengunjungi Lembah Harau dengan pesona Air Terjun beserta Tebing nya. Makan siang di lokal restaurant dan dilanjutkan menuju Batusangkar . Mengunjungi Tabek Patah yang terkenal dengan keindahan Alamnya. Setelah itu melanjutkan perjalanan untuk melihat pembuatan makanan & minuman traditional Minang di KINIKO home industri. Singgah di Istana Pagaruyung yang merupakan pusat pemerintahan Minangkabau pada masa dahulunya. Menuju Bukittinggi melewati Padang Panjang dan berhenti di Koto Baru untuk menikmati Bika Simariana. Membeli Oleh-oleh di Ummi Hakim dan Randang Uni Adek. Kembali ke Hotel. Makan malam di local Restaurant.

Day 03. Bukittinggi – Maninjau – Bukittinggi(B,L,D)
Setelah sarapan pagi, menuju Lawang Park dan Embun Pagi via Nagari Matur. Kemudian perjalanan menuju Danau Maninjau melewati Kelok 44 untuk menikmati keindahan Danau Maninjau dari ketinggian. Kembali ke Bukittinggi dengan melewati Nagari Sungai Landia. Sesampainya di Bukittinggi Makan siang di lokal restaurant. Selanjutnya City tour dengan mengunjungi Panorama Ngarai sianok, Lobang Jepang, The Great Wall Of Koto Gadang dan free Program di Jam Gadang & Pasar Atas. Kembali keHotel, makan malam di lokal restaurant.

Day 04. Bukittinggi – Airport (B)
Setelah sarapan pagi check out hotel. Free program dan Berangkat ke Bandara. Tiba di Airport tour berakhir. Sampai jumpa di tour berikutnya

Harga paket tour padang 4 hari 3 malam

Harga sudah termasuk :
Transportasi AC
Makan Sesuai Program
Tiket masuk ke Objek wisata
Hotel sesuai pilihan ( 3 malam Bukittinggi ) TWN/ Triple Share
Pemandu Wisata GIT/ Driver guide FIT
Mineral water dan parkir.

Harga tidak termasuk :
Keperluan pribadi seperti : bill telepon, laundry, minibar, dll.
Tips untuk pemandu Wisata dan sopir
Jus/ Minuman dilokal restaurant
Tiket pesawat/ Airport tax/ porter di Bandara
Tambahan biaya untuk Idul Fitri, natal, & tahun baru

JANJANG SARIBU

JANJANG SARIBU

Janjang Saribu (Indonesia: tangga seribu), atau Janjang Koto Gadang, adalah salah satu objek wisata yang terdapat di Ngarai Sianok, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Tangga dan jalan yang bertembok ini melintas mulai dari Koto Gadang di lembah Ngarai Sianok lalu naik ke Bukittinggi. Panjang keseluruhannya kira-kira sepanjang 780 m, lebar jalan 2 m, serta bertembok beton yang bentuknya menyerupai bentuk Tembok Besar Tiongkok. Kira-kira di pertengahan jalan bertembok ini, terdapat sebuah jambatan gantung yang sering disebut Jembatan Merah. Dari ujung ke ujung, perjalanan melintasi tangga dan jalan ini kira-kira memakan waktu 15-30 menit.

ONE DAY TOUR MEMBATIK

ONE DAY TOUR MEMBATIK

MEMBATIK
Rp. 126.000/ ORANG

Membatik

Workshop membatik bagi warga Bukittinggi – Padang Panjang dan Batusangkar yang ingin mendalami proses pembuatan batik. Melalui workshop ini, peserta akan merasakan langsung proses unik pembuatan batik dengan durasi kurang lebih 3 jam.

Fasilitas
Pengajar
Materi singkat pengetahuan tentang batik
Praktek membatik ( membuat pola, menyanting hingga pewarnaan dengan metode colet )
Peralatan membatik ( Canting, wajan, kompor dll )
Bahan-bahan membatik
Sertifikat
Durasi 3 jam

ECO PRINTING

ECO PRINTING

ECO PRINTING
Rp. 126.000/ ORANG

ecoprinting

Ecoprinting adalah teknik memberi pola pada bahan atau kain menggunakan bahan alami.
Teknik ini mudah diterapkan di rumah masing-masing. Kegiatan ini bisa menjadi kegiatan akhir pekan yang menghasilkan barang unik.

Fasilitas
Pengajar
Materi singkat pengetahuan tentang Eco Print
Praktek Eco Print ( membuat pola, menyanting hingga pewarnaan dengan metode colet )
Peralatan di sediakan
Bahan-bahan membatik
Sertifikat
Durasi 3 jam

GREEN HOUSE LEZATTA

GREEN HOUSE LEZATTA

tempat wisata diBukittinggi

Green House Lezatta merupakan salah tempat wisata di Bukittinggi yang sedang menjadi hits di kalangan para kaum milenial dan wisatawan. Tempat wisata ini terletak di Jalan Raya Payakumbuh, tepatnya di kawasan Tilatang Kamang, Ampek Angkek Canduang, Bukittinggi, Sumatera Barat.

Green House Lezatta menawarkan tempat wisata yang di dalamnya terdapat taman bunga, lokasi pembibitan tanaman, serta restoran. Di sini, kamu akan disuguhi dengan pemandangan unik dengan rumah-rumah berwarna pastel dan bunga berwarna-warni yang akan membuatmu serasa di negeri dongeng.

Saking uniknya, setiap sudut Green House Lezatta ini seakan tak boleh kamu lewatkan untuk berfoto-foto.

DANAU TARUSAN KAMANG

DANAU TARUSAN KAMANG

Wisata tarusan Kamang

Danau Tarusan Kamang terletak di Jorong Babukik dan Jorong Halalang, Nagari Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Danau ini terbilang unik karena hanya berisi air pada musim-musim tertentu. Suatu waktu terlihat begitu luas, tetapi dalam waktu yang tidak bisa diperkirakan, danau ini bisa berubah menjadi hamparan padang rumput hijau. Saat menjadi danau, di bagian tengahnya ada semacam tumpukan tanah yang tidak dibenami air, yang oleh masyarakat setempat disebut Padang Doto

Danau Tarusan Kamang selama ini dimanfaatkan warga untuk budi daya ikan, kubangan kerbau, memancing, dan mandi. Saat kering, ikan-ikan yang menghiasi danau banyak terperangkap dalam tambak-tambak yang dipasang sebagian warga. Ada beragam jenis ikan di sana seperti pantau, nila, rayo, panser, bada putih.

Proses menghilangnya air danau ke dalam perut Bumi dan muncul di celah padang rumput yang hijau, tanpa bisa menebak waktunya diperkirakan terjadi karena adanya sungai bawah tanah. Sebagai danau karst, ketika air tanah naik, maka lorong-lorong di bawah bukit batu gamping akan menyemburkan air dan menutupi padang rumput. Tampaklah danau yang luas. Sebaliknya, ketika air sungai bawah tanah turun, air tersedot hingga hanya tampak padang rumput. Tidak ada waktu pasti, kapan danau surut dan berapa lama danau kering. Terakhir, pada tahun lalu, Danau Tarusan Kamang kering selama satu tahun. Air baru muncul lagi lima bulan lalu. Saat ini kawasan itu masih menjadi danau, tempat anak-anak berenang dan warga mencari ikan.

“Kadang danau ini bisa kering dan menjadi padang rumput sampai lima bulan dan hingga dua tahun,” kata Sukri, tukang perahu dan ketua pemuda di Kamang Mudiak. ”Begitu juga saat terisi kadang waktunya lima bulan hingga dua tahun juga, tak pasti waktunya.” Menurut Sukri, saat air danau keluar, biasa terdengar letusan di kaki bukit. Terkadang suara terdengar dari beberapa tempat seperti suara ketel air panas, bunyi gluk-gluk suara air dan tiga hari kemudian air mengalir dari balik lubang-lubang batu kapur di kaki bukit sekitar danau dan mengubah padang rumput itu menjadi danau.