DENDENG BALADO

DENDENG BALADO

DENDENG BALADO

Salah satu masterpiece dari kuliner Minang adalah dendeng balado. Daging sapi yang telah dimasak dan diiris agak tipis ini adalah karya seni. Rasanya lezatnya begitu mendalam dan berpadu dengan sambal lado merah ataupun hijau. Apalagi ketika dibubuhi minyak kelapa, bahkan olive oil yang dibanggakan kuliner Barat juga lewat

Kehebatan kuliner Minang lainnya adalah sinergi antara satu masakan dengan yang lainnya. Kalau bicara kuliner negeri lain, biasanya restoran rata-rata menyajikan satu masakan utama saja. Meski ada menu lainnya, maka belum tentu cocok satu dengan yang lainnya. Sementara masakan Minang yang disajikan semuanya sekaligus, bakal selalu cocok satu sama lain. Contohnya rendang dengan telur dadar, ayam gulai dengan daun singkong, dan lain sebagainya. Tukar urutannya dan masih saja semuanya harmonis.

Visit Dendeng Balado

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our typical meal services!

JAM GADANG

JAM GADANG

Jam Gadang adalah nama untuk menara jam yang terletak di pusat kota Bukittinggi, Sumatra Barat, Indonesia. Menara jam ini memiliki jam dengan ukuran besar di empat sisinya sehingga dinamakan Jam Gadang, sebutan bahasa Minangkabau yang berarti “jam besar”.

Jam Gadang juga telah dijadikan sebagai objek wisata dengan diperluasnya taman di sekitar menara jam ini. Taman tersebut menjadi ruang interaksi masyarakat baik pada hari kerja maupun pada hari libur. Acara-acara yang sifatnya umum biasanya diselenggarakan di sekitar taman dekat menara jam ini.

Visit Jam Gadang

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our tourist attraction services!

LAMANG TAPAI

LAMANG TAPAI

Lamang Tapai
Lamang adalah beras ketan yang dimasak dengan santan dalam bambu muda. Bahan utamanya adalah beras ketam putih, santan kelapa, daun pandan, dan sedikit garam. Beras ketan dicuci bersihkan dulu dan dimasukan ke dalam ruas bambu muda yang terlebih dahulu dilapisi dalamnya dengan daun pisang kemudian baru dituangkan santan ke berasnya dan di bakar dengan bara api, dijaga jangan sampai ruas bambu terbakar.

Tapai adalah tape beras ketan hitam yang dibuat dengan memfermentasikan beras ketan dengan ragi.
Makanan khas Batusangkar ini bisa di cicipi jika anda mengunjungi Pasar Batusangkar

Visit Lamang Tapai

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our tyical meal services!

Sanjai Ummi Aufa Hakim

Sanjai Ummi Aufa Hakim

Ketika berbicara tentang oleh-oleh khas Bukittinggi, Sanjai Ummi Aufa Hakim adalah salah satu nama yang langsung melintas di benak banyak orang. Produk ini telah menjadi ikon kuliner khas Minangkabau dan dicintai oleh wisatawan dari berbagai daerah. Nama “Sanjai” sendiri merujuk pada keripik singkong yang diolah dengan berbagai bumbu khas.  Awalnya, keripik sanjai dibuat oleh masyarakat setempat sebagai camilan sehari-hari. Namun, Ummi Aufa Hakim berhasil mengangkat camilan tradisional ini menjadi oleh-oleh yang sering dikunjungi oleh mancanegara seperti Malaysia,Singapura, dan Brunei.

   

Dengan pengalaman bertahun-tahun, Sanjai Ummi Aufa Hakim telah menjelma menjadi merek terpercaya yang menawarkan keripik sanjai berkualitas tinggi. Proses produksinya dilakukan dengan hati-hati, mulai dari pemilihan singkong terbaik hingga pengemasan yang higienis, sehingga menghasilkan rasa yang lezat dan tahan lama.

Sanjai juga memiliki macam-macam varian rasa yaitu Balado, Asin, Sanjai Tanpa Bumbu dan ada Sanjai yang rasanya Manis, Setiap rasa diberikan resep tradisional serta memastikan kualitas dan cita rasa yang konsisten. Keunggulan Sanjai Ummi Aufa Hakim adalah kemasannya yang praktis dan modern. Dengan desain menarik dan kedap udara, produk ini cocok dijadikan oleh-oleh atau dikirim ke luar daerah tanpa khawatir akan kualitasnya.

 Dengan rasa yang di autentik, kualitas premium, dan kemasan menarik, Sanjai Ummi Aufa Hakim adalah pilihan oleh-oleh yang sempurna untuk dibawa pulang. Selain membeli oleh oleh anda juga dapat melihat langsung proses pembuatan Sanjai. Selain keripik sanjai, mereka juga menawarkan berbagai produk lainnya, seperti keripik pisang dan rendang kacang, yang tak kalah lezat. Selain itu, produk ini juga tersedia di berbagai toko oleh-oleh di Sumatera Barat. 

Sanjai Ummi Aufa Hakim memiliki dua lokasi toko, 1:Jalan Soekarno Hatta Nomor 13, Manggih Gantiang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. 2:Jalan Veteran No.59, Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat. 

ONE DAY TOUR MEMBATIK

ONE DAY TOUR MEMBATIK

🎨 Paket Workshop Membatik Khas Padang Harga: Rp 150.000 / pax Durasi: ± 3 jam Minimal peserta: fleksibel (cocok untuk perorangan maupun rombongan)

Bukan sekadar melihat — Anda akan membatik langsung dari awal hingga selesai, membawa pulang hasil karya sendiri, dan mengenal lebih dekat warisan budaya Minangkabau yang kaya nilai.

🔍 Ingin Belajar Membatik Langsung dari Ahlinya?

Ikuti workshop membatik khas Minangkabau yang dirancang khusus untuk pemula maupun pecinta seni budaya lokal. Dalam program ini, Anda akan merasakan langsung bagaimana batik khas Sumatera Barat dibuat dengan teknik tradisional yang autentik.

🧵 Apa yang Akan Anda Pelajari?

Pengenalan Sejarah & Motif Batik Minang

Membuat Pola Batik Sendiri

Teknik Menyanting Menggunakan Canting Tradisional

Pewarnaan dengan Metode Colet

Hasil Karya Dibawa Pulang

🎁 Fasilitas yang Didapat:

👥 Siapa yang Cocok Ikut?

  • Pengajar/pemandu profesional
  • Materi singkat sejarah dan filosofi batik Minang
  • Praktek membatik langsung: membuat pola, menyanting, mewarnai
  • Peralatan membatik lengkap (canting, kompor, wajan, dll)
  • Bahan kain dan pewarna
  • Sertifikat peserta
  • Suasana belajar yang santai dan inspiratif
  • Pelajar & mahasiswa
  • Komunitas seni & budaya
  • Wisatawan lokal dan luar daerah
  • Umum yang ingin mencoba pengalaman baru

📍 Lokasi Fleksibel

Workshop dapat diikuti di studio kami atau dibawa ke sekolah, instansi, komunitas, atau kegiatan event tertentu di area Bukittinggi – Padang Panjang – Batusangkar – Payakumbuh – Padang

Belajar membatik itu seru, edukatif, dan menenangkan.

Yuk, kenali dan lestarikan budaya lokal lewat pengalaman membatik langsung!

ECO PRINTING

ECO PRINTING

ECO PRINTING
Rp. 126.000/ ORANG

ecoprinting

Ecoprinting adalah teknik memberi pola pada bahan atau kain menggunakan bahan alami.
Teknik ini mudah diterapkan di rumah masing-masing. Kegiatan ini bisa menjadi kegiatan akhir pekan yang menghasilkan barang unik.

Fasilitas
Pengajar
Materi singkat pengetahuan tentang Eco Print
Praktek Eco Print ( membuat pola, menyanting hingga pewarnaan dengan metode colet )
Peralatan di sediakan
Bahan-bahan membatik
Sertifikat
Durasi 3 jam

GREEN HOUSE LEZATTA

GREEN HOUSE LEZATTA

GREEN HOUSE LEZATA


Bukittinggi, sebuah kota yang terkenal dengan Kota Wisata, memiliki berbagai tempat wisata menarik yang patut untuk dikunjungi. Salah satu tempat yang menawarkan pengalaman wisata berbeda adalah Green House Lezatta, sebuah objek wisata buatan yang menggabungkan keindahan alam, bunga-bunga yang menawan, dan rumah-rumah unik yang terinspirasi dari negeri dongeng. Tempat ini menjadi destinasi yang sempurna bagi anda yang mencari spot foto menarik. 

Green House Lezatta menonjolkan berbagai jenis bunga yang indah yang menghiasi area taman. Seperti Bunga Miana, Bunga Anggrek, Kaktus, Bromelia dan yang lainnya. Pengunjung dapat menikmati kebun yang penuh warna, dengan bunga-bunga cantik yang tertata rapi, menciptakan pemandangan yang menenangkan dan menyegarkan. Namun, yang membuat tempat ini benar-benar unik adalah koleksi rumah-rumah khas negeri dongeng yang ada di dalamnya. Di sini, Anda dapat menemukan Rumah Hobbit yang kecil dan mungil, Rumah Segitiga yang menarik, Rumah Terbalik yang memberikan kesan aneh dan lucu, serta Rumah Jamur yang mengundang rasa ingin tahu. Keberadaan rumah-rumah ini memberikan nuansa fantasi yang memikat, seolah-olah Anda sedang berada dalam dunia dongeng.

Selain keindahan bunga dan rumah-rumah unik, Green House Lezatta juga memiliki suasana yang antik, karena terdapat berbagai barang-barang antik yang dipamerkan di dalamnya. Pengunjung dapat melihat koleksi seperti uang kuno, telepon kuno, lukisan klasik, piring kuno, dan barang-barang antik lainnya yang memperkaya pengalaman wisata. Barang-barang ini memberikan kesan nostalgia bagi pengunjung yang menyukai barang-barang antik. 

Jika pengunjung lapar, pengunjung dapat merasakan enaknya makanan yang disajikan oleh Kafe Green House Lezatta. dan juga ada Area Playground Anak. Untuk tiket masuk nya juga terjangkau yaitu Rp 20.000,- saja.

Jika Anda berada di Bukittinggi, pastikan untuk mengunjungi Green House Lezatta. Nikmati keindahan bunga-bunga yang memukau, jelajahi rumah-rumah khas negeri dongeng yang unik, dan rasakan suasana antik yang penuh cerita. Pengalaman di Green House Lezatta pasti akan menjadi kenangan yang tak terlupakan.

Lokasi Green House Lezatta terletak di antara Jalan Bukittinggi dan Payakumbuh. Lebih tepatnya berlokasi di Jorong Koto Hilalang, Nagari Lambah, Kec IV Angkek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. 

DANAU TARUSAN KAMANG

DANAU TARUSAN KAMANG

Danau Tarusan Kamang adalah destinasi wisata unik terletak pada fenomena alamnya yang misterius: pada waktu tertentu, area ini dipenuhi air membentuk danau yang luas, namun di waktu lain air tersebut surut, menyisakan padang rumput hijau yang subur. Fenomena ini menjadikan Danau Tarusan Kamang sering disebut sebagai “telaga ajaib” oleh masyarakat setempat. 

Jarak Danau Tarusan Kamang dari Kota Bukittinggi sekitar 20 kilometer, yang dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 30-45 menit dengan kendaraan bermotor. Akses menuju lokasi cukup mudah, dengan kondisi jalan yang baik, sehingga memudahkan wisatawan untuk berkunjung. Sepanjang perjalanan, pengunjung akan disuguhi pemandangan alam khas Sumatera Barat yang memanjakan mata. ​

Menariknya, tidak ada biaya tiket masuk untuk menikmati keindahan Danau Tarusan Kamang. Wisatawan dapat membawa perlengkapan piknik seperti tikar atau kain untuk bersantai di padang rumput saat air surut. Selain itu, danau ini menawarkan pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan, menjadikannya spot favorit bagi para fotografer dan pecinta alam. 

Fasilitas di sekitar Danau Tarusan Kamang masih tergolong minim, mengingat kealamiannya yang masih terjaga. Namun, pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas seperti berenang, memancing, berkemah, hingga berburu foto dengan latar belakang pemandangan yang menawan. Disarankan bagi wisatawan untuk membawa perbekalan sendiri dan menjaga kebersihan lingkungan selama berkunjung, guna mempertahankan keasrian dan keunikan danau ini. ​

Danau Tarusan Kamang berlokasi di Nagari Kamang Mudiak, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat

PANDAI SIKEK

PANDAI SIKEK

Perkampungan dingin di pinggang Gunung Singgalang, di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Merupakan salah satu sentra tenun termasyhur. Industri tenun di Pandai Sikek telah hidup sejak awal 1900 secara turun menurun, sampai menembus pasar Eropa . Pandai Sikek adalah lembah-lembah yang mengoleksi persawahan dan ladang-ladang sayur. Namun, ia lebih dikenal dengan tenunnya yang masih dikerjakan secara tradisional.Tenun rumahan di Pandai Sikek sudah ada sejak masa kolonial, terkenal sebagai salah satu industri rumahan yang mapan. Bahkan, atas prakarsa seorang wakil pemerintah Belanda di Hindia Belanda (Hoge Vertegenwoordiger van de Kroon in Nederlands-Indië), A.H.J. Lovink pada tahun 1916, pemerintah kolonial Belanda mulai memperhatikan dan memberdayakan industri tenun rumahan Pandai Sikek dan Koto Gadang, di bawah inspektur industri, L.W. van Der Meulen. Salah satu upaya pemberdayaannya adalah mencarikan pasar untuk tenun tersebut di dunia internasional.

Visit Desa Pandai Sikek

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our tourist attraction services!

ISTANA SILINDUNG BULAN

ISTANA SILINDUNG BULAN

Istano Si Linduang Bulan adalah salah satu istana bersejarah. Istana ini memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi bagi masyarakat Minangkabau, karena menjadi saksi bisu perjalanan panjang Kerajaan Pagaruyung dan peralihan hukum adat ke syariat Islam pada abad ke-16.​

 

Nama “Si Linduang Bulan” diberikan pada tahun 1550 oleh Sultan Bakilap Alam, Raja Alam Pagaruyung, ketika memindahkan pusat kerajaan dari Ulak Tanjuang Bungo ke Balai Janggo. Peristiwa ini menandai penerapan resmi hukum Islam menggantikan hukum Buddha Tantrayana yang sebelumnya berlaku di kerajaan tersebut. 

 

Sejak awal berdirinya, Istano Si Linduang Bulan telah mengalami beberapa kali kebakaran dan renovasi. Bangunan pertama dibangun kembali pada tahun 1750 karena kondisi yang sudah tua. Pada tahun 1821, istana ini terbakar dalam Perang Padri. Kemudian, pada tahun 1869, dibangun kembali oleh Yang Dipertuan Gadih Puti Reno Sumpu. Kebakaran berikutnya terjadi pada 3 Agustus 1961, dan istana kembali dibangun pada tahun 1987 serta diresmikan pada tahun 1989. 

Arsitektur Istano Si Linduang Bulan mengadopsi gaya rumah gadang Minangkabau dengan model “alang babega”, yang merupakan ciri khas rumah gadang seorang raja. Bangunan ini memiliki ukuran 28 x 8 meter, dengan tujuh gonjong (tanduk) yang menjulang ke langit. Di halamannya terdapat dua rangkiang (lumbung padi) bernama Si Bayau-bayau dan Si Tinjau Lauik. Struktur rumah didukung oleh 52 tiang, masing-masing memiliki nama dan fungsi tersendiri dalam adat Minangkabau. ​

Istano Si Linduang Bulan tidak hanya menjadi simbol kebesaran Kerajaan Pagaruyung, tetapi juga pusat pelestarian budaya dan adat Minangkabau. Dengan keindahan arsitektur dan nilai sejarah yang dimilikinya, istana ini menjadi destinasi wisata budaya yang menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang ingin mengenal lebih dekat warisan budaya Minangkabau.

Istano Si Linduang Bulan berlokasi di Pagaruyuang, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar.