KINCIA KAMBA TIGO

KINCIA KAMBA TIGO

Kincir air sejak zaman dahulu telah di pergunakan oleh masyarakat Minangkabau sebagai alat irigasi untuk mengalirkan air ke sawah. Alat ini berputar pada sumbunya karena didorong oleh air sungai atau air dari bukit yang dibendung. Di Minangkabau, Kincir air selain sebagai sarana irigasi juga sering digunakan sebagai penumbuk padi atau beras.

Daerah sekitar kincia kamba tigo juga bisa dijadikan tempat kegiatan Gathering keluarga dan kantor. Paket Wisata air kincia kamba tigo ini adalah salah satu paket wisata terbaik kami, sungai batang ombilin 9,2 Km, bisa digunakan untuk level pemula dan Pro, dengan grade 2 sampai 3, pengarungan sekitar 2-3 jam dan finish d nagari balimbiang,Tanah Datar. Menggunakan air bendungan danau singkarak,yg debit air nya stabil walaupun hari hujan. Melewati bbrapa objek wisata spt kincir air raksasa dan air terjun. View dengan pesawahan,bukit,dan lembah.serta satwa satwa spt kelelawar ,biawak dan burung burung.

Visit Kincia Kamba Tiga

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our tourist attraction services!

KOPI KINIKO

KOPI KINIKO

​Kiniko Kopi adalah destinasi wisata kuliner sekaligus sentra produksi kopi tradisional. Tempat ini menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung untuk menikmati kopi khas Minangkabau sambil menyaksikan proses pembuatannya secara langsung. Dengan latar belakang perbukitan yang indah, Kiniko Kopi menjadi tempat yang cocok untuk bersantai dan menikmati suasana alam sambil menyeruput kopi hangat.​

 

Salah satu daya tarik utama Kiniko Kopi adalah penyajian kopi daun atau “kopi kawa”, minuman tradisional yang terbuat dari daun kopi yang diseduh. Pengunjung dapat menikmati minuman ini secara gratis dengan sistem self-service. Selain itu, tersedia juga minuman herbal seperti teh mulberry dan ramuan pinang yang terbuat dari campuran telur, jahe, dan susu, dipercaya bermanfaat untuk kesehatan dan stamina. ​

 

Kiniko Kopi juga menyajikan berbagai camilan tradisional yang lezat, seperti pisang goreng renyah dan roti bakar. Pengunjung dapat menikmati makanan ini sambil menikmati pemandangan sawah dan perbukitan yang menyejukkan mata. Tempat ini juga menyediakan berbagai produk olahan kopi dan rempah-rempah khas Minangkabau yang dapat dibeli sebagai oleh-oleh. ​

 

Dengan kombinasi antara wisata edukasi, kuliner, dan keindahan alam, Kiniko Kopi menjadi destinasi yang menarik bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman berbeda di Sumatera Barat. Tempat ini buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 18.00 WIB, dan dapat diakses dengan mudah dari Bukittinggi maupun Batusangkar.

 

Kiniko Kopi berlokasi di Jl Raya Batusangkar, Tabek Patah, Kabupaten Tanah Datar. 

BANTO ROYO

BANTO ROYO

Banto Royo adalah destinasi yang menawarkan pemandangan alam yang asri dengan dominasi perairan seluas 80% dari total area 6,5 hektar. Dikelilingi oleh pepohonan hijau dan udara yang sejuk, Banto Royo menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin melepas penat dan menikmati keindahan alam. 

Berbagai fasilitas menarik tersedia di Banto Royo, perahu air kano, kolam renang, lapangan basket, serta area outbond dan permainan anak. Selain itu, terdapat jembatan besi yang memungkinkan pengunjung mengelilingi telaga, serta saung-saung kecil untuk bersantai. Fasilitas pendukung lainnya meliputi mushola, restoran, dan area parkir yang memadai. 

Harga tiket masuk ke Banto Royo bervariasi; pada hari biasa (Selasa hingga Jumat), tiket masuk seharga Rp10.000 per orang, sementara pada akhir pekan (Sabtu dan Minggu) serta hari libur nasional, tiket masuk seharga Rp20.000 per orang. Biaya parkir dikenakan Rp3.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil.

Banto Royo berjarak sekitar 30 menit perjalanan dari pusat Kota Bukittinggi dengan akses jalan yang baik. Sepanjang perjalanan, wisatawan akan disuguhi pemandangan alam yang menyejukkan mata. Menariknya, sebagian dari hasil penjualan tiket disumbangkan untuk masjid setempat, sehingga berkunjung ke Banto Royo tidak hanya memberikan pengalaman rekreasi yang menyenangkan, tetapi juga kesempatan untuk beramal.

Banto Royo Berlokasi di Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam. 

TARUKO CAFE

TARUKO CAFE

Taruko Cafe Resto adalah sebuah destinasi kuliner dan kopi yang berada di dasar ngarai dengan sungai berbatu dan hijau tebing yang memeluk sekelilingnya. Interiornya berbentuk ruangan terbuka sehingga angin bisa masuk berhembus bebas.

Taruko Cafe Resto berada di Ngarai Sianok Anam Suku, Kab. Agam. Dari pusat kota Bukittinggi, Anda membutuhkan waktu kurang lebih 20 menit perjalanan. Jalanan menuju ke lokasi sedikit berkelok-kelok karena lokasi Taruko Cafe Resto berada di kawasan lembah yang merupakan gugusan Ngarai Sianok dan Tabiang Takuruang.

Jalan menuju tempat ini ternyata cukup ajaib juga. Untuk menuju ke sana yang berada di dasar lembah yang masih merupakan gugusan Ngarai Sianok dan Tabiang Takuruang kendaraan kami harus menuruni jalan-jalan berbatu. Dari atas ke bawah dan sedikit berkelok-kelok. Kiri kanan pemandangan sungguh membuat mata segar

Visit Taruko Cafe

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our tourist attraction services!

KAPATOMAN CAFE

KAPATOMAN CAFE

Warga Kota Bukittinggi dan Kabupaten Agam kini punya alternatif baru untuk menikmati keindahan alam sambil menikmati secangkir kopi. Alternatif itu, disuguhkan Cafe Kapatoman, tempat nongkrong baru berbentuk kapal yang berada di Jorong Jambak, Nagari Sianok Anam Suku, Kecamatan Ampek Koto, Kabupaten Agam.

Suasana dan pemandangan alam yang indah yang dapat dinikmati dari setiap sudut cafe, membuat cafe yang ramai dikunjungi oleh warga Agam dan Bukittinggi sejak beberapa waktu terakhir itu layak untuk dikunjungi.

Cafe Kapatoman dikelola oleh enam bersaudara yang merupakan satu keluarga. Dibangun dengan menggunakan bahan kayu.Ide pembuatan cafe, didasari keinginan untuk memberikan pengalaman baru bagi pengunjung dengan bentuk bangunan, keindahan alam, dan menu yang disuguhkan.

Visit Kapa Toman

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our tourist attraction services!

DANAU SINGKARAK

DANAU SINGKARAK

Danau Singkarak adalah sebuah danau yang membentang di dua kabupaten yang terdapat di provinsi Sumatra Barat, Indonesia, yaitu kabupaten Solok dan kabupaten Tanah Datar.
Danau ini memiliki luas 107,8 km² dan merupakan danau terluas kedua di pulau Sumatra setelah danau toba di Sumatra Utara. Danau ini merupakan hulu dari sungai atau Batang Ombilin. Namun sebagian air danau ini dialirkan melalui terowongan menembus Bukit Barisan ke Batang Anai untuk menggerakkan generator PLTA Singkarak di dekat Lubuk Alung, kabupaten Padang Pariaman.

Danau Singkarak merupakan salah satu hasil dari proses tektonik yang dipengaruhi oleh Sesar Sumatra. Danau ini adalah bagian dari Cekungan Singkarak-Solok yang termasuk di antara segmen dari Sesar Sumatra. Cekungan dari danau ini terbentuk dari sebuah amblesan yang disebabkan oleh aktivitas pergerakan Sesar Sumatra. Cekungan besar ini terbendung oleh material vulkanik dari letusan gunung api sekitarnya. Akibat pembendungan material vulkanik ini terbentuklah Danau singkarak di satu bagian Cekungan Singkarak-Solok. Berbeda dengan Danau Maninjau yang terbentuk akibat letusan gunung api, Danau Singkarak terbentuk utamanya karena proses tektonik.

Visit Danau Singkarak

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our tourist attraction services!

TABEK PATAH

TABEK PATAH

Bayangkan sebuah tempat yang tenang, sejuk, dan memanjakan mata dengan hamparan alam hijau sejauh mata memandang. Itulah Panorama Tabek Patah, permata tersembunyi di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Terletak di ketinggian seribu meter di atas permukaan laut, kawasan ini menghadirkan suasana damai dengan lanskap alam yang memukau sawah bertingkat, perbukitan hijau, dan kabut pagi yang menyelimuti, seolah membawa kita ke negeri di atas awan.

Nama “Tabek Patah” berasal dari kisah lama tentang sebuah telaga yang retak akibat bencana alam. Kini, kawasan ini justru menjelma menjadi tanah subur yang menyimpan keindahan dan kekayaan budaya Minangkabau. Tak hanya menyuguhkan pemandangan, Tabek Patah juga menghadirkan pengalaman mulai dari menyusuri kebun teh dan kopi rakyat, mencicipi kuliner tradisional, hingga berinteraksi langsung dengan masyarakat yang ramah dan penuh cerita.

Setiap sudut di Tabek Patah seperti diciptakan untuk dinikmati perlahan. Spot-spot foto dengan latar alam yang indah, udara segar pegunungan, hingga momen matahari terbit dan terbenam yang memesona, menjadikan tempat ini begitu layak untuk dikunjungi. Hanya dengan tiket masuk yang terjangkau, pengunjung sudah bisa merasakan kedamaian dan keindahan yang luar biasa.

Panorama Tabek Patah bukan sekadar tujuan wisata, tapi ruang untuk kembali terhubung dengan alam dan budaya. Tempat yang mengajarkan kita bahwa keindahan tak harus mewah, cukup alami, tulus, dan penuh makna.

Panorama Tabek Patah Berlokasi di Tabek Patah Kecamatan Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar. 

MINANGKABAU VILLAGE

MINANGKABAU VILLAGE

Minangkabau Village / Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau yang biasa disingkat PDIKM adalah salah satu museum di Sumatra Barat yang terletak di Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang. Museum ini bersisikan berbagai macam informasi dan koleksi mengenai kebudayaan Minangkabau baik berupa dokumentasi audio maupun visual. Museum ini dapat diakses dari jalur utama Padang–Bukittinggi, berjarak sekitar lebih kurang dua kilometer dari pusat Kota Padang Panjang.

Minangkabau Village sendiri bertujuan untuk memberikan informasi mengenai kebudayaan Minangkabau dan mengumpulkan berbagai macam literatur dan dokumentasi audio dan visual; seperti merekam berbagai peristiwa adat dalam bentuk film dan video, merekam lagu-lagu tradisional, hingga membuat duplikat alat-alat musik tradisional.

Visit Minangkabau Village

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our tourist attraction services!

ISTANA PAGARUYUNG

ISTANA PAGARUYUNG

Di tengah hamparan alam nan hijau dan perbukitan yang tenang, berdiri megah sebuah bangunan berarsitektur khas Minangkabau yang menjadi saksi bisu kejayaan masa lalu. Istana Pagaruyung, adalah simbol sejarah, budaya, dan kebanggaan masyarakat Minangkabau. Istana ini bukan hanya sebuah objek wisata, tetapi juga representasi kuat dari identitas dan peradaban lokal yang kaya.

Dibangun kembali pada tahun 2007 setelah mengalami beberapa kali kebakaran, Istana Pagaruyung berdiri kokoh dengan desain khas rumah gadang bertingkat tiga, lengkap dengan gonjong yang menjulang di setiap ujung atapnya. Interiornya dihiasi ukiran rumit penuh filosofi Minangkabau, mulai dari nilai adat, agama, hingga kehidupan sosial masyarakat. Di dalamnya terdapat berbagai ruangan yang merepresentasikan struktur sosial kerajaan, seperti ruang raja, ruang bundo kanduang, hingga kamar tamu kehormatan.

Salah satu daya tarik utama istana ini adalah keberadaannya sebagai museum hidup. Pengunjung tidak hanya melihat arsitektur yang menawan, tetapi juga bisa mengenakan pakaian adat Minangkabau dan berfoto di dalam istana, menikmati pertunjukan kesenian tradisional, hingga belajar tentang adat istiadat dan sejarah Kerajaan Pagaruyung yang dulu berkuasa di wilayah Minangkabau. Bagi pelajar, wisatawan, maupun peneliti budaya, tempat ini menjadi jendela penting untuk memahami warisan leluhur Sumatera Barat.

Selain menyimpan nilai sejarah, lokasi Istana Pagaruyung juga sangat strategis dan mudah diakses. Dikelilingi oleh perbukitan hijau dan sawah yang luas, suasana di sekitar istana terasa sejuk dan menenangkan. Tiket masuknya pun terjangkau yaitu Rp 25.000,- menjadikan istana ini destinasi favorit bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Istana Pagaruyung bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga lambang kebesaran budaya Minangkabau yang masih hidup hingga kini. Dengan kekayaan arsitektur, nilai filosofis, serta keindahan alam sekitarnya, kunjungan ke istana ini akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

Istana Basa Pagaruyuang berlokasi di Jl Sutan Alam Bagagarsyah, Pagaruyuang, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar. 

TAMAN MONUMEN BUNG HATTA

TAMAN MONUMEN BUNG HATTA

TAMAN MONUMEN PROKLAMATOR BUNG HATTA

Para wisatawan dan pengunjung bakal menikmati nuansa baru berwisata di Bukittinggi sehubungan dibukanya Taman Monumen Proklamator Bung Hatta untuk umum. Taman terletak di samping Istana Bung Hatta (Tri Arga), terbuka bagi pengunjung untuk menikmati wisata sejarah dengan fokus monumen (patung) Proklamator Bung Hatta.

Monumen Proklamator Bung Hatta dibangun oleh Pemko Bukittinggi awal 2002 dan diresmikan oleh Presiden R.I Megawati Sukarno Putri 21 Desember 2003. Peresmiannya persis sehari sebelum hari Jadi Kota (HJK) Bukittinggi ke-219 di masa kepemimpinan Walikota H. Djufri. Monumen itu dibangun bersamaan revitalisasi objek sejarah di Bukittinggi, termasuk Jam Gadang, Jenjang 40 dan Jenjang Gudang.

Visit Taman Monumen Proklamator Bung Hatta

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our tourist attraction services!