LAWANG PARK

LAWANG PARK

Lawang Park adalah salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang menawarkan pesona luar biasa dari ketinggian. Terletak di kawasan perbukitan, pengunjung dapat menyaksikan keindahan Danau Maninjau yang luas dan memukau, lengkap dengan lanskap perbukitan hijau, view Danau Maninjau dan awan-awan yang kerap menyelimuti pagi hari. Dikenal sebagai “negeri di atas awan”, Lawang Park menjadi tempat favorit untuk berburu foto Instagramable, healing, atau sekadar menikmati ketenangan alam. Tiket masuk ke Lawang Park cukup terjangkau, yaitu Rp. 25.000,-.

Menuju Lawang Park dari Kota Bukittinggi, perjalanan dapat ditempuh sekitar 1 jam dengan jarak sekitar 26 kilometer. Ada dua rute yang bisa dipilih, yaitu melalui jalur Bukittinggi – Padang Lua – Maninjau atau Bukittinggi–Matur–Lawang. Rute ini menyajikan pemandangan indah khas perbukitan Sumatera Barat, yang membuat perjalanan terasa menyenangkan. Akses jalan sudah cukup baik, sehingga dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Bagi yang tidak membawa kendaraan pribadi, tersedia angkutan umum menuju Matur, kemudian dilanjutkan dengan ojek lokal ke lokasi.

Lawang Park dilengkapi berbagai fasilitas menarik untuk pengunjung dari berbagai usia. Bagi yang suka tantangan, tersedia arena outbound seperti flying fox, high rope, dan paintball. Anak-anak juga bisa bermain di area taman bermain yang aman dan menyenangkan. Di dalam area wisata terdapat kafe dan restoran dengan pilihan menu lokal dan modern, cocok untuk bersantai sambil menikmati pemandangan Danau Maninjau dari ketinggian. Spot-spot foto seperti gardu pandang dan rumah pohon menjadi daya tarik utama bagi pengunjung yang ingin mengabadikan momen liburan mereka.

Dengan kombinasi keindahan alam, udara sejuk, dan fasilitas lengkap, Lawang Park menjadi pilihan sempurna untuk melepas penat dari kesibukan sehari-hari. Baik untuk liburan keluarga, teman, maupun pasangan, tempat ini menyuguhkan pengalaman berkesan yang sulit dilupakan. Jadi, jika Anda sedang berada di Sumatera Barat, jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati pesona Lawang Park—tempat di mana langit, danau, dan kabut berpadu menciptakan ketenangan sempurna.

Lawang Park berlokasi di Jl Raya H. Asbial Syafei, Lawang, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Indonesia.

RAWA MATI PARIAMAN

RAWA MATI PARIAMAN

Ini dia salah satunya, Rawa Mati Pariaman. Tempat ini dinamakan Rawa Mati karena pohon bakau yang berada di rawa tersebut seperti mati. Di sanalah pengunjung banyak berfoto, karena pemandangannya yang unik.

Selain menikmati pemandangan rawa mati dan berfoto. Disana juga terdapat perahu yang membawa pengunjung ke bagian tengah rawa tersebut yang merupakan tempat paling indah untuk berfoto. Perahu tidak hanya mengantarkan kita ke tempat berfoto yang cantik, tapi kita juga di bawah berkeliling Rawa Mati terlebih dahulu. Tentunya perahu tersebut tidak gratis (karena memang tidak ada yang gratis di dunia ini). Biaya perahu tidak terlalu mahal. Untuk 1 orang Rp. 15.000.

Tempat wisata ini tidak hanya menghadirkan keindahan Rawa Mati, tapi pada sore yang menjemput senja, mata kita juga dihadiahkan pemandangan sunset yang menawan.

Visit Rawa Mati Pariaman

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our tourist attraction services!

RUMAH GADANG SUNGAI BARINGIN

RUMAH GADANG SUNGAI BARINGIN

RUMAH GADANG SUNGAI BARINGIN

Rumah gadang sungai baringin menjadi salah satu objek wisata budaya yang cukup menarik untuk dikunjungi para pelancong dari luar.

Kompleks Rumah Gadang Sungai Beringin dibangun di atas lahan seluas lebih dari tiga hektare oleh mendiang Nasrul Chas, seorang pengusaha kaya yang juga pendiri Hotel Pusako Bukittinggi. Rumah gadang itu diresmikan keberadaannya pada 9 Januari 1994 oleh menteri pariwisata pos dan telekomunikasi yang ketika itu dijabat oleh Joop Ave.

Bangunan tersebut kemudian dipersembahkan untuk anak cucu Minangkabau dan hingga kini digunakan untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya adat Minang kepada dunia luar.

Visit Rumah Gadang Sungai Baringin

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our tourist attraction services!

RUMAH KELAHIRAN BUNG HATTA

RUMAH KELAHIRAN BUNG HATTA

Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta terletak di Bukittinggi, Sumatera Barat, dan menjadi salah satu situs sejarah yang penting di Indonesia. Museum ini adalah rumah masa kecil Drs. Mohammad Hatta, yang dikenal sebagai Proklamator Kemerdekaan Indonesia dan Wakil Presiden pertama Republik Indonesia. Rumah ini, yang kini diubah menjadi museum, menyimpan jejak kehidupan dan perjuangan Bung Hatta dalam meraih kemerdekaan untuk bangsa Indonesia.

Bung Hatta lahir di rumah ini pada 12 Agustus 1902. Sejak kecil, beliau telah menunjukkan kecintaan terhadap pendidikan dan kemajuan bangsa, yang kemudian membawanya menjadi salah satu tokoh utama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Rumah kelahiran ini memiliki nilai historis yang mendalam, karena tempat ini menjadi saksi awal perjalanan hidup Bung Hatta, seorang negarawan, pemimpin, dan tokoh intelektual yang berperan besar dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia.

Museum ini memiliki berbagai koleksi bersejarah yang menggambarkan kehidupan Bung Hatta. Beberapa di antaranya adalah perabot rumah tangga yang digunakan oleh keluarga Bung Hatta, buku-buku koleksi beliau, serta foto-foto yang menggambarkan perjalanan hidupnya, dan foto keluarganya. Koleksi tersebut tidak hanya menggambarkan masa kecilnya, tetapi juga menyimpan kisah perjuangan Bung Hatta dalam pergerakan kemerdekaan Indonesia. 

Meskipun telah mengalami beberapa renovasi untuk menjadikannya museum, banyak bagian rumah yang tetap mempertahankan desain asli, memberikan pengunjung gambaran tentang bagaimana kehidupan di rumah tersebut pada masa kecil Bung Hatta. Selain itu objek wisata ini ramai dikunjungi oleh pengunjung pelajar, mahasiswa, hingga wisatawan internasional. 

Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta tidak hanya menjadi tempat untuk mengenang perjuangannya, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi generasi muda. Pengunjung, khususnya pelajar, dapat belajar tentang perjalanan hidup Bung Hatta, prinsip-prinsip perjuangannya, serta nilai-nilai yang beliau tanamkan dalam membangun bangsa Indonesia.

Selain menjadi tempat bersejarah, museum ini juga sering dijadikan tujuan wisata bagi mereka yang ingin mengetahui lebih dalam tentang tokoh besar Indonesia ini. Untuk biaya masuk tidak ditentukan, cukup bayar seikhlasnya. Museum ini juga menyediakan Pemandu Lokal yang akan memandu anda untuk mengetahui lebih lanjut tentang pahlawan kita. Dengan berbagai koleksi yang dipamerkan dan informasi yang dapat dipelajari, museum ini menjadi pengingat akan dedikasi Bung Hatta dalam memperjuangkan kemerdekaan dan membangun Indonesia yang lebih baik. Museum ini buka dari jam 08.00 WIB sampai 17.00 WIB. 

Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta adalah simbol dari semangat perjuangan dan pengabdian yang tidak hanya untuk negara, tetapi juga untuk rakyat Indonesia. Melalui museum ini, pengunjung dapat merasakan sejarah yang hidup dan memahami lebih dalam tentang peran Bung Hatta dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia.

Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta berlokasi Jl Soekarno Hatta No 37, Campago Ipuh, Kec. Mandiangan Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

LEGENDA BATU MALIN KUNDANG

LEGENDA BATU MALIN KUNDANG

Legenda Malin Kundang merupakan salah satu cerita rakyat terkenal dari Minangkabau. Kisah ini tidak hanya menjadi warisan budaya yang kaya, tetapi juga menyampaikan pesan moral yang mendalam tentang pentingnya menghormati orang tua. Cerita ini berpusat pada seorang pemuda bernama Malin, anak dari seorang ibu yang hidup sederhana di pesisir pantai. Nama  Malin Kundang sebenarnya adalah julukan dari teman-temannya karena waktu kecil Malin sering digendong oleh ibunya. Malin dikenal sebagai anak yang cerdas, tetapi ia juga memiliki sifat ambisius. Karena kondisi ekonomi yang sulit, Malin memutuskan untuk merantau demi mencari kehidupan yang lebih baik. 

Setelah bertahun-tahun, Malin Kundang berhasil meraih kesuksesan dan menjadi saudagar kaya. Namun, ketika ia kembali ke kampung halamannya, ia lupa akan asal-usulnya. Ketika sang ibu menyambutnya dengan penuh haru, Malin merasa malu mengakui wanita tua itu sebagai ibunya, karena penampilannya yang sederhana.

Kekecewaan yang mendalam membuat sang ibu mengutuk Malin Kundang. Ia memohon kepada Tuhan agar anaknya diberi pelajaran atas perbuatannya. Tidak lama setelah itu, kapal Malin dihantam badai besar. Malin pun terdampar di pantai dan berubah menjadi batu. Hingga kini, masyarakat percaya bahwa batu berbentuk manusia yang terletak di Pantai Air Manis, Padang, adalah wujud dari Malin Kundang.

Hingga saat ini, legenda Malin Kundang masih hidup di hati masyarakat Minangkabau. Pantai Air Manis, tempat batu Malin Kundang berada, menjadi destinasi wisata yang menarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. 

Legenda Malin Kundang terletak di Pantai Air Manis, Kota Padang, Sumatera Barat.

DENDENG BALADO

DENDENG BALADO

Salah satu masterpiece dari kuliner Minang adalah dendeng balado. Daging sapi yang telah dimasak dan diiris agak tipis ini adalah karya seni. Rasanya lezatnya begitu mendalam dan berpadu dengan sambal lado merah ataupun hijau. Apalagi ketika dibubuhi minyak kelapa, bahkan olive oil yang dibanggakan kuliner Barat juga lewat

Kehebatan kuliner Minang lainnya adalah sinergi antara satu masakan dengan yang lainnya. Kalau bicara kuliner negeri lain, biasanya restoran rata-rata menyajikan satu masakan utama saja. Meski ada menu lainnya, maka belum tentu cocok satu dengan yang lainnya. Sementara masakan Minang yang disajikan semuanya sekaligus, bakal selalu cocok satu sama lain. Contohnya rendang dengan telur dadar, ayam gulai dengan daun singkong, dan lain sebagainya. Tukar urutannya dan masih saja semuanya harmonis.

Visit Dendeng Balado

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our typical meal services!

KOPI KAWA DAUN

KOPI KAWA DAUN

Aia kawa (bahasa Minangkabau: air kopi daun) atau kopi daun atau kawa daun adalah minuman dari daun kopi yang diseduh seperti teh yang berasal dari Sumatra Barat dan Kerinci. Daun kopi lokal pilihan awalnya dikeringkan dengan cara disangrai selama 12 jam. Saat akan diminum, daun kering ini dicampur dengan air dingin, lalu diseduh dengan air mendidih. Di daerah Kerinci, minuman ini dikenal dengan sebutan air kawo.

Kopi kawa atau masyarakat sekarang menyebutnya kopi daun merupakan kebudayaan lama masyarakat dalam hal berkebun dan hal ini seiring dengan kebudayaan orang meminum teh. Jadi sebelum VOC masuk kebudayaan meminum daun kopi sudah ada, justru kehadiran VOC adalah mengajarkan masyarakat bahwa kopi memanfaatkan bijinya bukan daunnya. Ada kekeliruan publik yang mengaitkannya daun kawa atau aia kawa dengan adanya tanam paksa dalam kekuasaan kolonial Belanda. Penduduk di Sumatra Barat dilarang menikmati biji kopi untuk diri sendiri meskipun dipaksa untuk menanamnya demi kepentingan perdagangan. Peraturan ini diakali dengan menggunakan dedaunan kopi yang dipercaya masih mengandung kafeina.

Dalam novel Max Havelaar karya Multatuli, istilah kopi daun juga disinggung, misalnya dalam percakapan antara tokoh Pengawas Verbrugge dan Letnan Duclari. Komandan garnisun itu terkejut saat mendengar ada minuman bernama “kopi daun”, dan Verbrugge mengatakan bahwa minuman tersebut sudah biasa diminum orang-orang di Sumatra.

Visit Kopi Kawa Daun

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our typical meal services!

TEH TALUA

TEH TALUA

Teh talua namanya. Minuman ini merupakan minuman yang sangat melegendaris di masyarakat minang kabau. Tidak hanya menjadi minuman masyarakat setempat, tapi teh talua juga banyak dijadikan minuman penghangat badan masyarakat di luar provinsi Sumatera Barat, terutama penikmatnya adalah para perantau dari minang.

Jika selama ini Anda hanya meminum teh dicampur dengan gula saja, dan jadilah secangkir teh manis, jangan kaget jika teh dari ranah minang ini memiliki beberapa campuran lain untuk dinikmati. Teh talua adalah minuman yang dibuat dari campuran air teh dengan kuning telur ayam kampung. Menikmati teh talua biasanya dilakukan masyarakat di desa-desa pada pagi hari menjelang matahari terbit sebagai teman sarapan, atau ketika malam beranjak meninggi dimana suhu mulai menyusut.

Teh talua dipercaya masyarakat minang kabau bisa menghangatkan suhu tubuh. Maklum saja, sebagian besar dataran di povinsi tanduk kerbau ini masih berbukit, jadi daerah dengan hawa dingin masih banyak ditemui di Sumatera Barat. Jika di sekitar Jakarta, Puncak terkenal dengan kesejukannya, maka di Sumatera Barat, ada banyak daerah yang suhunya seperti kawasan Puncak Bogor Jawa Barat.

Visit Teh Talua

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our typical meal services!

3D2N PAYAKUMBUH

Paket Wisata 3 Hari 2 Malam Payakumbuh dan Bukittinggi - Jelajahi Keindahan Alam & Budaya Minangkabau Harga Paket: Rp 1.600.000/orang (min. 10 orang)

Nikmati paket wisata 3 hari 2 malam ke Payakumbuh dan Bukittinggi. Kunjungi Lembah Harau, Istana Pagaruyung, Jam Gadang, dan desa terindah Pariangan. Booking sekarang!

HARI 01. AIRPORT - BATUSANGKAR - PAYAKUMBUH (L,D)

Penjemputan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM)

Perjalanan menuju Bukittinggi via Lembah Anai

Singgah di Air Terjun Lembah Anai

Kunjungan ke Minangkabau Village (Pusat Dokumentasi Minangkabau)

Melihat kerajinan kulit khas di Minang Kayo, Padang Panjang

Makan siang di restoran lokal: Sate Mak Syukur / Baselo Baramas / Pak Datuk

Wisata budaya ke Desa Pariangan – Desa Terindah di Dunia

Explore Istana Pagaruyung

Singgah di Home Industri Kiniko (kopi dan pisang salai khas Minang)

Perjalanan ke Payakumbuh, makan malam di RM Pongek Situjuah

Check-in hotel/homestay di kawasan Lembah Harau

HARI 02. PAYAKUMBUH - BUKITTINGGI (B,L,D)

Sarapan pagi dan check out hotel

City tour Payakumbuh: Lembah Harau & Kelok 9

Menuju Bukittinggi

Kunjungan ke Outlet Rendang Uni Adek

Belanja oleh-oleh di Sanjai Ummi Aufa Hakim

Makan siang di Lapau Kapau / Sederhana / Gon Raya

City tour Bukittinggi: Taman Panorama Baru, Rumah Bung Hatta, Jam Gadang, Pasar Atas

Makan malam di CK Cafe / Pauh Pariaman / Sederhana

Check-in hotel Bukittinggi

HARI 03. BUKITTINGGI - AIRPORT (B)

Sarapan dan check out hotel

Transfer ke Bandara Internasional Minangkabau

Tour selesai

Harga Sudah Termasuk :

Harga Tidak Termasuk :

  • Transportasi AC
  • Akomodasi (1 malam Lembah Harau + 1 malam Bukittinggi)
  • Makan sesuai itinerary
  • Tiket masuk objek wisata
  • Biaya parkir
  • Pemandu wisata profesional / driver guide
  • Air mineral
  • Free welcome syal
  • Tips untuk sopir/pemandu wisata
  • Biaya tambahan (di luar program)
  • Minuman tambahan (juice, soft drink, dll.)
  • Tiket pesawat, airport tax, porter bandara
  • Biaya tambahan selama periode libur Lebaran, Natal, dan Tahun Baru

Catatan:
Paket ini cocok untuk wisata budaya, wisata keluarga, hingga komunitas yang ingin merasakan langsung keunikan budaya Minangkabau melalui Pacu Jawi dan keindahan alam Sumatera Barat.

3D2N DANAU KEMBAR – BUKITTINGGI

Paket Wisata 3 Hari 2 Malam Alahan Panjang - Bukittinggi | Explore Danau Kembar & Alam Sumbar Harga Paket: Rp 1.778.000/orang (min. 10 orang)

Nikmati sensasi petualangan menyusuri pesona alam dan budaya Minangkabau selama 3 hari 2 malam. Tour ini dirancang untuk Anda yang ingin menjelajahi Danau Kembar di Alahan Panjang, panorama Sitinjau Lauik, hingga eksotisme Bukittinggi dan Lembah Harau.

HARI 01: Airport – Alahan Panjang (L, D)

Tiba di Bandara Internasional Minangkabau, disambut oleh perwakilan kami

Menuju Kota Padang untuk city tour mengunjungi:

  • Kota Lama Padang
  • Perkampungan Cina
  • Jembatan Siti Nurbaya
  • Masjid Raya Sumatera Barat
  • Pantai Padang

Makan siang di lokal restoran

Singgah di Toko Silungkang (pusat songket khas Minangkabau)

Melanjutkan perjalanan menuju Alahan Panjang via Panorama Sitinjau Lauik

Menikmati pemandangan Danau di Atas dan Danau di Bawah (Danau Kembar)

Makan malam di restoran lokal

Check-in hotel dan istirahat

HARI 02: Alahan Panjang - Batusangkar - Payakumbuh - Bukittinggi (B, L, D)

Sarapan pagi dan check out hotel

Perjalanan menuju Batusangkar via Danau Singkarak

Mengunjungi:

  • Istana Pagaruyung, simbol kejayaan Minangkabau.

Makan siang di restoran lokal

Menuju Lembah Harau di Payakumbuh, menikmati panorama tebing granit raksasa

Singgah di Kelok 9, proyek flyover spektakuler di Sumatera Barat

Menuju Bukittinggi, belanja oleh-oleh di Ummi Aufa Hakim

Makan malam di restoran lokal (Sederhana Restaurant / CK Center Cafe / Pauh Piaman / Family Restaurant)

Check-in hotel dan istirahat

HARI 03: Bukittinggi - Airport (B)

Sarapan pagi dan check out hotel

City tour Bukittinggi:

  • Taman Panorama Baru
  • Jam Gadang

Kunjungan ke sentra oleh-oleh Rendang Uni Adek

Perjalanan menuju Bandara Internasional Minangkabau via Air Terjun Lembah Anai

Jika waktu memungkinkan, berhenti sejenak di air terjun untuk berfoto

Tour selesai, sampai jumpa pada trip berikutnya

Harga Sudah Termasuk :

Harga Tidak Termasuk :

  • Transportasi AC selama tour
  • Akomodasi 1 malam di Alahan Panjang + 1 malam di Bukittinggi
  • Makan sesuai program
  • Tiket masuk ke objek wisata
  • Parkir
  • Driver Guide (FIT) / Tour Guide (GIT)
  • Mineral Water
  • Free Welcome Syal
  • Tips untuk sopir/pemandu wisata
  • Biaya tambahan (di luar program)
  • Minuman tambahan (juice, soft drink, dll.)
  • Tiket pesawat, airport tax, porter bandara
  • Biaya tambahan selama periode libur Lebaran, Natal, dan Tahun Baru

Catatan:
Paket ini cocok untuk wisata budaya, wisata keluarga, hingga komunitas yang ingin merasakan langsung keunikan budaya Minangkabau melalui Pacu Jawi dan keindahan alam Sumatera Barat.