JAM GADANG

JAM GADANG

Jam Gadang adalah nama untuk menara jam yang terletak di pusat kota Bukittinggi, Sumatra Barat, Indonesia. Menara jam ini memiliki jam dengan ukuran besar di empat sisinya sehingga dinamakan Jam Gadang, sebutan bahasa Minangkabau yang berarti “jam besar”.

Jam Gadang juga telah dijadikan sebagai objek wisata dengan diperluasnya taman di sekitar menara jam ini. Taman tersebut menjadi ruang interaksi masyarakat baik pada hari kerja maupun pada hari libur. Acara-acara yang sifatnya umum biasanya diselenggarakan di sekitar taman dekat menara jam ini.

Visit Jam Gadang

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our tourist attraction services!

MUSEUM TRIDAYA EKA DHARMA

MUSEUM TRIDAYA EKA DHARMA

MUSUEM TRIDAYA EKA DHARMA


Bukittinggi, kota yang sarat akan nilai sejarah, menyimpan banyak cerita perjuangan bangsa Indonesia dalam melawan penjajah. Salah satu tempat yang mengabadikan semangat tersebut adalah Museum Perjuangan Tridaya Eka Dharma, yang terletak di pusat kota. Museum ini menjadi saksi bisu atas kegigihan dan pengorbanan rakyat Sumatera Barat selama masa revolusi fisik.

Museum ini didirikan untuk menghormati jasa para pahlawan yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Nama “Tridaya Eka Dharma” sendiri mencerminkan tiga nilai utama yang dijunjung tinggi, yaitu keberanian, pengorbanan, dan cinta tanah air. Di dalam museum ini, pengunjung dapat menemukan berbagai koleksi berharga yang menggambarkan perjuangan heroik rakyat Sumatera Barat.

Koleksi museum mencakup senjata tradisional seperti keris dan tombak, serta senjata modern yang digunakan dalam pertempuran melawan penjajah. Selain itu, terdapat pula peta-peta perjuangan, dokumen sejarah, dan benda-benda peninggalan yang pernah digunakan oleh para pejuang. Yang paling menarik adalah diorama-diorama yang menggambarkan peristiwa penting selama masa perjuangan, seperti taktik gerilya dan momen pertempuran yang menentukan.

Bangunan museum, meskipun sederhana, dirancang untuk mencerminkan semangat perjuangan yang tulus dan tanpa pamrih. Ruang pameran di dalamnya ditata dengan baik sehingga pengunjung dapat dengan mudah memahami alur cerita perjuangan rakyat Sumatera Barat. Museum ini juga sering dijadikan tempat kunjungan edukatif bagi pelajar, mahasiswa, dan wisatawan yang ingin mempelajari lebih dalam tentang sejarah perjuangan bangsa.

Lokasinya yang berada di pusat Kota Bukittinggi dimana dekat dengan Panorama Lobang Jepang, membuat museum ini mudah dijangkau oleh siapa saja. Dekat dengan berbagai destinasi wisata lainnya, seperti Jam Gadang, Kinantan Zoo, dan Benteng Fort De Kock, Museum Perjuangan Tridaya Eka Dharma menjadi pilihan yang tepat untuk menambah wawasan sejarah sambil menikmati keindahan kota yang sejuk ini.

Dengan mengunjungi Museum Perjuangan Tridaya Eka Dharma, pengunjung tidak hanya diajak untuk menyelami sejarah, tetapi juga untuk menghargai nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan oleh para pahlawan. Tempat ini mengingatkan kita akan pentingnya persatuan dan semangat pantang menyerah demi membangun bangsa yang lebih baik.

Museum Perjuangan Tridaya Eka Dharma berlokasi di Jl Panorama 22, Kayu Kubu, Kec Guguk Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

NGARAI SIANOK

NGARAI SIANOK

Ngarai Sianok adalah sebuah lembah curam (jurang) yang terletak di perbatasan kota Bukittinggi, di kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Lembah ini memanjang dan berkelok sebagai garis batas kota dari selatan ngarai Koto Gadang sampai ke nagari Sianok Anam Suku, dan berakhir di kecamatan Palupuh. Ngarai Sianok memiliki pemandangan yang sangat indah dan juga menjadi salah satu objek wisata andalan provinsi.

Lembah curam di perbatasan Bukittinggi dan Agam ini begitu mempesona. Kontur alam yang berbukit-bukit menjadikan bagian dari lanskap bumi yang satu ini begitu menarik untuk sekadar dinikmati dengan bersantai. Spot terbaik menikmati Ngarai Sianok adalah di Taman Panorama, di mana kamu bisa mengabadikan kemegahan lembah ini, sekaligus menikmati kuliner khas Padang.

Visit Ngarai Sianok

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our tourist atrtraction services!

AIR TERJUN LEMBAH ANAI

AIR TERJUN LEMBAH ANAI

Air Terjun Lembah Anai adalah salah satu destinasi wisata alam paling ikonik di Sumatera Barat. Dengan ketinggian sekitar 35 meter, air terjun ini mengalir dari aliran Sungai Batang Lurah, anak Sungai Batang Anai yang berhulu di Gunung Singgalang pada ketinggian 400 meter di atas permukaan laut .​

 

Keunikan utama Air Terjun Lembah Anai adalah lokasinya yang berada tepat di tepi Jalan Raya Padang–Bukittinggi, menjadikannya pemandangan yang mudah diakses oleh para pelancong. Banyak pengendara yang berhenti sejenak untuk menikmati keindahan air terjun ini, yang dikelilingi oleh hutan lebat dan pepohonan rindang .​

 

Selain keindahan alamnya, Air Terjun Lembah Anai juga memiliki nilai sejarah. Pada masa perjuangan kemerdekaan, kawasan ini menjadi saksi bisu pertempuran antara pejuang Indonesia dan pasukan Belanda. Pejuang Indonesia memanfaatkan kondisi lembah yang sempit dan berbukit untuk menghambat pergerakan musuh dengan menumbangkan pepohonan di sekitar Lembah Anai .

Kawasan sekitar air terjun telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung pariwisata, seperti area parkir yang luas, kios makanan, kios souvenir, restoran, penginapan, kafe, toilet umum, dan mushola . Air Terjun Lembah Anai buka setiap hari selama 24 jam, namun disarankan untuk berkunjung pada siang hari karena penerangan di malam hari masih terbatas.

Air Terjun Lembah Anai bukan hanya menawarkan keindahan alam yang memukau, tetapi juga menyimpan nilai sejarah dan budaya yang mendalam. Dengan akses yang mudah dan fasilitas yang memadai, destinasi ini menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin menikmati pesona alam Sumatera Barat.

Air Terjun Lembah Anai berlokasi di Jalan Raya Padang Bukittinggi, Kabupaten Tanah Datar.

Masjid Raya Sumatera Barat

Masjid Raya Sumatera Barat

MASJID RAYA SUMATERA BARAT

Masjid Raya Sumatra Barat salah satu landmark terbaru yang dimiliki Padang dan Sumatera, Masjid Raya Sumatera Barat ini memiliki bentuk yang mengadopsi rumah adat Minangkabau. Karena keunikannya ini, spot tersebut turut menjadi destinasi wisata religi bagi yang berkunjung ke ibukota Sumatera Barat ini.

Konstruksi masjid terdiri dari tiga lantai. Ruang utama yang dipergunakan sebagai ruang salat terletak di lantai atas, memiliki teras yang melandai ke jalan. Denah masjid berbentuk persegi yang melancip di empat penjurunya, mengingatkan bentuk bentangan kain ketika empat kabilah suku Quraisy di Mekkah berbagi kehormatan memindahkan batu Hajar Aswad. Bentuk sudut lancip sekaligus mewakili atap bergonjong pada rumah adat Minangkabau rumah gadang.

Masjid Raya Sumatra Barat menampilkan arsitektur modern yang tak identik dengan kubah. Atap bangunan menggambarkan bentuk bentangan kain yang digunakan untuk mengusung batu Hajar Aswad. Ketika empat kabilah suku Quraisy di Mekkah berselisih pendapat mengenai siapa yang berhak memindahkan batu Hajar Aswad ke tempat semula setelah renovasi Ka’bah, Nabi Muhammad memutuskan meletakkan batu Hajar Aswad di atas selembar kain sehingga dapat diusung bersama oleh perwakilan dari setiap kabilah dengan memegang masing-masing sudut kain.

Visit Masjid raya Sumatera Barat

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our tourist attraction services!

MESJID TUO KAYU JAO

MESJID TUO KAYU JAO

Wisata rohani di Padang? Bisa banget! Masjid Tuo Kayu Jao merupakan masjid tertua di Minangkabau, yang usianya sudah mencapai lebih dari 400 tahun. Bentuknya yang unik dan lokasinya yang eksotik menjadikan masjid ini menjadi destinasi wisata di Padang yang layak untuk dikunjungi.

Masjid Tuo Kayu Jao adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang terletak di Jorong Kayu Jao, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatra Barat. Masjid yang tercatat telah berdiri sejak tahun 1599 ini merupakan masjid tertua di Kabupaten Solok dan tertua kedua di Indonesia yang masih berdiri sampai saat ini.

Masjid Tuo Kayu Jao juga merupakan salah satu cagar budaya di Sumatra Barat yang diawasi oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala. Masjid ini telah beberapa kali mengalami pemugaran, seperti pemugaran salah satu tiang dan penggantian atap ijuk yang lama dengan yang baru karena telah lapuk. Meskipun telah beberapa kali dipugar, keaslian masjid ini masih tetap dipertahankan. Namun dalam pemugaran terakhir, warna cat masjid ini yang sebelumnya putih diganti menjadi coklat kehitaman.

Saat ini selain digunakan untuk aktivitas ibadah umat Islam, masjid satu lantai ini juga digunakan sebagai sarana pendidikan agama bagi masyarakat, bahkan telah menjadi salah satu daya tarik wisata terkenal di Sumatra Barat terutama di Kabupaten Solok

Visit Masjid Tuo Kayu Jao

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our tourist attraction services!

MUSEUM ADITYAWARMAN

MUSEUM ADITYAWARMAN

 

Museum Adityawarman adalah museum utama di Sumatera Barat yang berfungsi sebagai pusat pelestarian sejarah dan budaya Minangkabau.Museum ini berdiri sejak tahun 1977 dan dinamai berdasarkan Adityawarman, seorang raja yang pernah berkuasa di Kerajaan Pagaruyung pada abad ke-14. Bangunan museum ini memiliki arsitektur khas rumah gadang dengan atap bergonjong, mencerminkan identitas budaya Minangkabau yang kental.

Sebagai salah satu destinasi wisata edukasi di Padang, Museum Adityawarman menyimpan lebih dari 6.000 koleksi yang mencakup benda-benda bersejarah, mulai dari artefak kerajaan, pakaian adat, peralatan rumah tangga tradisional, hingga koleksi arkeologi dan etnografi. Di dalam museum, pengunjung dapat melihat berbagai peninggalan yang menggambarkan kehidupan masyarakat Minangkabau, termasuk adat istiadat, sistem matrilineal, serta peran rumah gadang dalam kehidupan sosial. Selain budaya Minangkabau, museum ini juga menampilkan koleksi dari suku-suku lain di Sumatera Barat, seperti Melayu, Mentawai, dan Mandailing.

Selain pameran tetap, Museum Adityawarman juga sering mengadakan berbagai kegiatan budaya, seperti festival seni, pameran temporer, serta workshop tentang kebudayaan Minangkabau. Halaman museum yang luas sering digunakan sebagai tempat pertunjukan seni tradisional dan kegiatan komunitas. Dengan fasilitas yang cukup lengkap, museum ini menjadi tempat yang ideal bagi wisatawan, pelajar, dan peneliti yang ingin lebih mengenal sejarah serta warisan budaya Sumatera Barat.

Berlokasi di pusat Kota Padang, Museum Adityawarman mudah diakses dari berbagai tempat wisata lain, seperti Pantai Padang, Kota Tua Padang, dan Jembatan Siti Nurbaya. Dengan koleksi yang kaya dan nuansa budaya yang kental, museum ini menjadi destinasi yang wajib dikunjungi bagi siapa pun yang ingin memahami lebih dalam tentang kekayaan sejarah dan budaya Minangkabau.

 

RUMAH GADANG SUNGAI BARINGIN

RUMAH GADANG SUNGAI BARINGIN

RUMAH GADANG SUNGAI BARINGIN

Rumah gadang sungai baringin menjadi salah satu objek wisata budaya yang cukup menarik untuk dikunjungi para pelancong dari luar.

Kompleks Rumah Gadang Sungai Beringin dibangun di atas lahan seluas lebih dari tiga hektare oleh mendiang Nasrul Chas, seorang pengusaha kaya yang juga pendiri Hotel Pusako Bukittinggi. Rumah gadang itu diresmikan keberadaannya pada 9 Januari 1994 oleh menteri pariwisata pos dan telekomunikasi yang ketika itu dijabat oleh Joop Ave.

Bangunan tersebut kemudian dipersembahkan untuk anak cucu Minangkabau dan hingga kini digunakan untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya adat Minang kepada dunia luar.

Visit Rumah Gadang Sungai Baringin

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our tourist attraction services!

RUMAH KELAHIRAN BUNG HATTA

RUMAH KELAHIRAN BUNG HATTA

Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta terletak di Bukittinggi, Sumatera Barat, dan menjadi salah satu situs sejarah yang penting di Indonesia. Museum ini adalah rumah masa kecil Drs. Mohammad Hatta, yang dikenal sebagai Proklamator Kemerdekaan Indonesia dan Wakil Presiden pertama Republik Indonesia. Rumah ini, yang kini diubah menjadi museum, menyimpan jejak kehidupan dan perjuangan Bung Hatta dalam meraih kemerdekaan untuk bangsa Indonesia.

Bung Hatta lahir di rumah ini pada 12 Agustus 1902. Sejak kecil, beliau telah menunjukkan kecintaan terhadap pendidikan dan kemajuan bangsa, yang kemudian membawanya menjadi salah satu tokoh utama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Rumah kelahiran ini memiliki nilai historis yang mendalam, karena tempat ini menjadi saksi awal perjalanan hidup Bung Hatta, seorang negarawan, pemimpin, dan tokoh intelektual yang berperan besar dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia.

Museum ini memiliki berbagai koleksi bersejarah yang menggambarkan kehidupan Bung Hatta. Beberapa di antaranya adalah perabot rumah tangga yang digunakan oleh keluarga Bung Hatta, buku-buku koleksi beliau, serta foto-foto yang menggambarkan perjalanan hidupnya, dan foto keluarganya. Koleksi tersebut tidak hanya menggambarkan masa kecilnya, tetapi juga menyimpan kisah perjuangan Bung Hatta dalam pergerakan kemerdekaan Indonesia. 

Meskipun telah mengalami beberapa renovasi untuk menjadikannya museum, banyak bagian rumah yang tetap mempertahankan desain asli, memberikan pengunjung gambaran tentang bagaimana kehidupan di rumah tersebut pada masa kecil Bung Hatta. Selain itu objek wisata ini ramai dikunjungi oleh pengunjung pelajar, mahasiswa, hingga wisatawan internasional. 

Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta tidak hanya menjadi tempat untuk mengenang perjuangannya, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi generasi muda. Pengunjung, khususnya pelajar, dapat belajar tentang perjalanan hidup Bung Hatta, prinsip-prinsip perjuangannya, serta nilai-nilai yang beliau tanamkan dalam membangun bangsa Indonesia.

Selain menjadi tempat bersejarah, museum ini juga sering dijadikan tujuan wisata bagi mereka yang ingin mengetahui lebih dalam tentang tokoh besar Indonesia ini. Untuk biaya masuk tidak ditentukan, cukup bayar seikhlasnya. Museum ini juga menyediakan Pemandu Lokal yang akan memandu anda untuk mengetahui lebih lanjut tentang pahlawan kita. Dengan berbagai koleksi yang dipamerkan dan informasi yang dapat dipelajari, museum ini menjadi pengingat akan dedikasi Bung Hatta dalam memperjuangkan kemerdekaan dan membangun Indonesia yang lebih baik. Museum ini buka dari jam 08.00 WIB sampai 17.00 WIB. 

Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta adalah simbol dari semangat perjuangan dan pengabdian yang tidak hanya untuk negara, tetapi juga untuk rakyat Indonesia. Melalui museum ini, pengunjung dapat merasakan sejarah yang hidup dan memahami lebih dalam tentang peran Bung Hatta dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia.

Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta berlokasi Jl Soekarno Hatta No 37, Campago Ipuh, Kec. Mandiangan Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

4D3N RANAH MINANG PACKAGE

4D3N RANAH MINANG PACKAGE
MIN 10 PAX
RP. 2.300.000/ PAX

HARI 01. Airport – Bukittinggi (LD)

  • Tiba dibandara Internasional Minangkabau, anda akan dijemput oleh perwakilan Kami. 
  • Setelah pengurusan bagasi menuju Bukittinggi via Lembah Anai. 
  • Berhenti sejenak di Air Terjun Lembah Anai yang diyakini bisa membuat awet muda. 
  • Kemudian mengunjungi Minangkabau Village yang merupakan Pusat Dokumentasi Minangkabau. 
  • Makan siang di Lokal restaurant. 
  • Setelah itu menuju Bukittinggi, diperjalanan berhenti di Souvenir Shop Putri Minang, Pandai sikek & Linduang Bulan untuk membeli oleh-oleh khas Sumatera Barat. 
  • Tiba di Bukittinggi, check in Hotel. Makan malam di local restaurant. 
  • Melihat pertunjukan tari-tarian (atas biaya sendiri).
 

Day 02. Minangkabau Tour (B,L,D)

  • Sarapan pagi di hotel dan dilanjutkan menuju Kelok 9 untuk melihat proyek fly over terbesar di Sumatera Barat. 
  • Selanjutnya menuju Payakumbuh mengunjungi Lembah Harau dengan pesona Air Terjun beserta Tebing nya. 
  • Makan siang di lokal restaurant dan dilanjutkan menuju Batusangkar . 
  • Mengunjungi Tabek Patah yang terkenal dengan keindahan Alamnya. 
  • Setelah itu melanjutkan perjalanan untuk melihat pembuatan makanan & minuman traditional Minang di KINIKO home industri. 
  • Singgah di Istana Pagaruyung yang merupakan pusat pemerintahan Minangkabau pada masa dahulunya. 
  • Menuju Bukittinggi melewati Padang Panjang dan berhenti di Koto Baru untuk menikmati Bika Simariana. 
  • Membeli Oleh-oleh di Ummi Hakim dan Randang Uni Adek. 
  • Kembali ke Hotel. Makan malam di local Restaurant.

Day 03. Bukittinggi – Maninjau – Bukittinggi(B,L,D)

  • Setelah sarapan pagi, menuju Lawang Park dan Embun Pagi via Nagari Matur. 
  • Kemudian perjalanan menuju Danau Maninjau melewati Kelok 44 untuk menikmati keindahan Danau Maninjau dari ketinggian. 
  • Kembali ke Bukittinggi dengan melewati Nagari Sungai Landia. 
  • Sesampainya di Bukittinggi Makan siang di lokal restaurant. 
  • Selanjutnya City tour dengan mengunjungi Panorama Ngarai sianok, Lobang Jepang, The Great Wall Of Koto Gadang dan free Program di Jam Gadang & Pasar Atas. 
  • Kembali keHotel, makan malam di lokal restaurant.

Day 04. Bukittinggi – Airport (B)

  • Setelah sarapan pagi check out hotel. Free program dan Berangkat ke Bandara. 
  • Tiba di Airport tour berakhir. 
  • Sampai jumpa di tour berikutnya

Harga sudah termasuk :

  • Transportasi AC
  • Makan Sesuai Program
  • Tiket masuk ke Objek wisata
  • Hotel sesuai pilihan ( 3 malam Bukittinggi ) TWN/ Triple Share
  • Pemandu Wisata GIT/ Driver guide FIT
  • Mineral water dan parkir.
  • 20 pax dewasa + 1 FOC
 

Harga tidak termasuk :

  • Keperluan pribadi seperti : bill telepon, laundry, minibar, dll.
  • Tips untuk pemandu Wisata dan sopir
  • Jus/ Minuman dilokal restaurant
  • Tiket pesawat/ Airport tax/ porter di Bandara
  • Tambahan biaya untuk Idul Fitri, natal, & tahun baru
  • Tambahan biaya weekend/ hari libur di Ambun Suri Hotel Rp 20.000,-/r/n, Royal Denai Hotel Rp 30.000,-/r/n, Campago Resort Rp 50.000,-/r/n & Grand Bunda/ Novotel / Grand Royal Denai/ Grand Rocky Hotel Rp 100.000/r/n

Visi 4d3n Ranah Minang Package

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our Tour package services!