KOTA TUA PADANG

KOTA TUA PADANG

Kota Tua Padang adalah salah satu destinasi wisata bersejarah di Sumatera Barat yang menyimpan pesona masa lalu melalui bangunan-bangunan kolonial yang masih berdiri kokoh hingga kini. Kawasan ini tidak hanya menjadi saksi bisu perkembangan Kota Padang, tetapi juga menawarkan pengalaman unik bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana klasik di tengah hiruk-pikuk modernitas.

 

Kota Tua Padang berlokasi di sekitar Jalan Batang Arau, yang dahulu merupakan pusat perdagangan dan pelabuhan utama di era kolonial Belanda. Kawasan ini berkembang pesat pada abad ke-19, ketika aktivitas perdagangan hasil bumi seperti kopi, rempah-rempah, dan hasil hutan menjadi andalan perekonomian. Bangunan-bangunan kolonial di kawasan ini sebagian besar didirikan oleh pemerintah kolonial Belanda untuk mendukung aktivitas perdagangan dan pemerintahan.

Salah satu daya tarik utama Kota Tua Padang adalah arsitekturnya. Bangunan-bangunan di sini mengadopsi gaya arsitektur Eropa klasik dengan dinding tebal, jendela besar, dan ornamen khas kolonial. Beberapa bangunan masih digunakan sebagai kantor, sementara yang lainnya telah bertransformasi menjadi kafe, galeri seni, atau museum. Salah satu bangunan ikonik di kawasan ini adalah Gedung Geo Wehry & Co, yang dulunya merupakan kantor dagang dan kini menjadi daya tarik bagi pecinta sejarah dan fotografi.

Berjalan-jalan di Kota Tua Padang memberikan sensasi seolah kembali ke masa lampau. Anda dapat melakukan aktivitas seperti: Menikmati keindahan arsitektur, Menyusuri sungai batang arau, Mengunjungi museum dan galeri, dan menikmati kuliner tradisional.Kota Tua Padang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata heritage. Dengan penataan yang baik dan promosi yang tepat, kawasan ini dapat menarik lebih banyak wisatawan, baik lokal maupun internasional. Kota Tua Padang terletak di Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat. 

Masjid Raya Sumatera Barat

Masjid Raya Sumatera Barat

MASJID RAYA SUMATERA BARAT

Masjid Raya Sumatra Barat salah satu landmark terbaru yang dimiliki Padang dan Sumatera, Masjid Raya Sumatera Barat ini memiliki bentuk yang mengadopsi rumah adat Minangkabau. Karena keunikannya ini, spot tersebut turut menjadi destinasi wisata religi bagi yang berkunjung ke ibukota Sumatera Barat ini.

Konstruksi masjid terdiri dari tiga lantai. Ruang utama yang dipergunakan sebagai ruang salat terletak di lantai atas, memiliki teras yang melandai ke jalan. Denah masjid berbentuk persegi yang melancip di empat penjurunya, mengingatkan bentuk bentangan kain ketika empat kabilah suku Quraisy di Mekkah berbagi kehormatan memindahkan batu Hajar Aswad. Bentuk sudut lancip sekaligus mewakili atap bergonjong pada rumah adat Minangkabau rumah gadang.

Masjid Raya Sumatra Barat menampilkan arsitektur modern yang tak identik dengan kubah. Atap bangunan menggambarkan bentuk bentangan kain yang digunakan untuk mengusung batu Hajar Aswad. Ketika empat kabilah suku Quraisy di Mekkah berselisih pendapat mengenai siapa yang berhak memindahkan batu Hajar Aswad ke tempat semula setelah renovasi Ka’bah, Nabi Muhammad memutuskan meletakkan batu Hajar Aswad di atas selembar kain sehingga dapat diusung bersama oleh perwakilan dari setiap kabilah dengan memegang masing-masing sudut kain.

Visit Masjid raya Sumatera Barat

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our tourist attraction services!

MESJID TUO KAYU JAO

MESJID TUO KAYU JAO

Wisata rohani di Padang? Bisa banget! Masjid Tuo Kayu Jao merupakan masjid tertua di Minangkabau, yang usianya sudah mencapai lebih dari 400 tahun. Bentuknya yang unik dan lokasinya yang eksotik menjadikan masjid ini menjadi destinasi wisata di Padang yang layak untuk dikunjungi.

Masjid Tuo Kayu Jao adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang terletak di Jorong Kayu Jao, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatra Barat. Masjid yang tercatat telah berdiri sejak tahun 1599 ini merupakan masjid tertua di Kabupaten Solok dan tertua kedua di Indonesia yang masih berdiri sampai saat ini.

Masjid Tuo Kayu Jao juga merupakan salah satu cagar budaya di Sumatra Barat yang diawasi oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala. Masjid ini telah beberapa kali mengalami pemugaran, seperti pemugaran salah satu tiang dan penggantian atap ijuk yang lama dengan yang baru karena telah lapuk. Meskipun telah beberapa kali dipugar, keaslian masjid ini masih tetap dipertahankan. Namun dalam pemugaran terakhir, warna cat masjid ini yang sebelumnya putih diganti menjadi coklat kehitaman.

Saat ini selain digunakan untuk aktivitas ibadah umat Islam, masjid satu lantai ini juga digunakan sebagai sarana pendidikan agama bagi masyarakat, bahkan telah menjadi salah satu daya tarik wisata terkenal di Sumatra Barat terutama di Kabupaten Solok

Visit Masjid Tuo Kayu Jao

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our tourist attraction services!

MUSEUM ADITYAWARMAN

MUSEUM ADITYAWARMAN

 

Museum Adityawarman adalah museum utama di Sumatera Barat yang berfungsi sebagai pusat pelestarian sejarah dan budaya Minangkabau.Museum ini berdiri sejak tahun 1977 dan dinamai berdasarkan Adityawarman, seorang raja yang pernah berkuasa di Kerajaan Pagaruyung pada abad ke-14. Bangunan museum ini memiliki arsitektur khas rumah gadang dengan atap bergonjong, mencerminkan identitas budaya Minangkabau yang kental.

Sebagai salah satu destinasi wisata edukasi di Padang, Museum Adityawarman menyimpan lebih dari 6.000 koleksi yang mencakup benda-benda bersejarah, mulai dari artefak kerajaan, pakaian adat, peralatan rumah tangga tradisional, hingga koleksi arkeologi dan etnografi. Di dalam museum, pengunjung dapat melihat berbagai peninggalan yang menggambarkan kehidupan masyarakat Minangkabau, termasuk adat istiadat, sistem matrilineal, serta peran rumah gadang dalam kehidupan sosial. Selain budaya Minangkabau, museum ini juga menampilkan koleksi dari suku-suku lain di Sumatera Barat, seperti Melayu, Mentawai, dan Mandailing.

Selain pameran tetap, Museum Adityawarman juga sering mengadakan berbagai kegiatan budaya, seperti festival seni, pameran temporer, serta workshop tentang kebudayaan Minangkabau. Halaman museum yang luas sering digunakan sebagai tempat pertunjukan seni tradisional dan kegiatan komunitas. Dengan fasilitas yang cukup lengkap, museum ini menjadi tempat yang ideal bagi wisatawan, pelajar, dan peneliti yang ingin lebih mengenal sejarah serta warisan budaya Sumatera Barat.

Berlokasi di pusat Kota Padang, Museum Adityawarman mudah diakses dari berbagai tempat wisata lain, seperti Pantai Padang, Kota Tua Padang, dan Jembatan Siti Nurbaya. Dengan koleksi yang kaya dan nuansa budaya yang kental, museum ini menjadi destinasi yang wajib dikunjungi bagi siapa pun yang ingin memahami lebih dalam tentang kekayaan sejarah dan budaya Minangkabau.

 

LAWANG PARK

LAWANG PARK

Lawang Park adalah salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang menawarkan pesona luar biasa dari ketinggian. Terletak di kawasan perbukitan, pengunjung dapat menyaksikan keindahan Danau Maninjau yang luas dan memukau, lengkap dengan lanskap perbukitan hijau, view Danau Maninjau dan awan-awan yang kerap menyelimuti pagi hari. Dikenal sebagai “negeri di atas awan”, Lawang Park menjadi tempat favorit untuk berburu foto Instagramable, healing, atau sekadar menikmati ketenangan alam. Tiket masuk ke Lawang Park cukup terjangkau, yaitu Rp. 25.000,-.

Menuju Lawang Park dari Kota Bukittinggi, perjalanan dapat ditempuh sekitar 1 jam dengan jarak sekitar 26 kilometer. Ada dua rute yang bisa dipilih, yaitu melalui jalur Bukittinggi – Padang Lua – Maninjau atau Bukittinggi–Matur–Lawang. Rute ini menyajikan pemandangan indah khas perbukitan Sumatera Barat, yang membuat perjalanan terasa menyenangkan. Akses jalan sudah cukup baik, sehingga dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Bagi yang tidak membawa kendaraan pribadi, tersedia angkutan umum menuju Matur, kemudian dilanjutkan dengan ojek lokal ke lokasi.

Lawang Park dilengkapi berbagai fasilitas menarik untuk pengunjung dari berbagai usia. Bagi yang suka tantangan, tersedia arena outbound seperti flying fox, high rope, dan paintball. Anak-anak juga bisa bermain di area taman bermain yang aman dan menyenangkan. Di dalam area wisata terdapat kafe dan restoran dengan pilihan menu lokal dan modern, cocok untuk bersantai sambil menikmati pemandangan Danau Maninjau dari ketinggian. Spot-spot foto seperti gardu pandang dan rumah pohon menjadi daya tarik utama bagi pengunjung yang ingin mengabadikan momen liburan mereka.

Dengan kombinasi keindahan alam, udara sejuk, dan fasilitas lengkap, Lawang Park menjadi pilihan sempurna untuk melepas penat dari kesibukan sehari-hari. Baik untuk liburan keluarga, teman, maupun pasangan, tempat ini menyuguhkan pengalaman berkesan yang sulit dilupakan. Jadi, jika Anda sedang berada di Sumatera Barat, jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati pesona Lawang Park—tempat di mana langit, danau, dan kabut berpadu menciptakan ketenangan sempurna.

Lawang Park berlokasi di Jl Raya H. Asbial Syafei, Lawang, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Indonesia.

RAWA MATI PARIAMAN

RAWA MATI PARIAMAN

Ini dia salah satunya, Rawa Mati Pariaman. Tempat ini dinamakan Rawa Mati karena pohon bakau yang berada di rawa tersebut seperti mati. Di sanalah pengunjung banyak berfoto, karena pemandangannya yang unik.

Selain menikmati pemandangan rawa mati dan berfoto. Disana juga terdapat perahu yang membawa pengunjung ke bagian tengah rawa tersebut yang merupakan tempat paling indah untuk berfoto. Perahu tidak hanya mengantarkan kita ke tempat berfoto yang cantik, tapi kita juga di bawah berkeliling Rawa Mati terlebih dahulu. Tentunya perahu tersebut tidak gratis (karena memang tidak ada yang gratis di dunia ini). Biaya perahu tidak terlalu mahal. Untuk 1 orang Rp. 15.000.

Tempat wisata ini tidak hanya menghadirkan keindahan Rawa Mati, tapi pada sore yang menjemput senja, mata kita juga dihadiahkan pemandangan sunset yang menawan.

Visit Rawa Mati Pariaman

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our tourist attraction services!

RUMAH GADANG SUNGAI BARINGIN

RUMAH GADANG SUNGAI BARINGIN

RUMAH GADANG SUNGAI BARINGIN

Rumah gadang sungai baringin menjadi salah satu objek wisata budaya yang cukup menarik untuk dikunjungi para pelancong dari luar.

Kompleks Rumah Gadang Sungai Beringin dibangun di atas lahan seluas lebih dari tiga hektare oleh mendiang Nasrul Chas, seorang pengusaha kaya yang juga pendiri Hotel Pusako Bukittinggi. Rumah gadang itu diresmikan keberadaannya pada 9 Januari 1994 oleh menteri pariwisata pos dan telekomunikasi yang ketika itu dijabat oleh Joop Ave.

Bangunan tersebut kemudian dipersembahkan untuk anak cucu Minangkabau dan hingga kini digunakan untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya adat Minang kepada dunia luar.

Visit Rumah Gadang Sungai Baringin

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our tourist attraction services!

RUMAH KELAHIRAN BUNG HATTA

RUMAH KELAHIRAN BUNG HATTA

Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta terletak di Bukittinggi, Sumatera Barat, dan menjadi salah satu situs sejarah yang penting di Indonesia. Museum ini adalah rumah masa kecil Drs. Mohammad Hatta, yang dikenal sebagai Proklamator Kemerdekaan Indonesia dan Wakil Presiden pertama Republik Indonesia. Rumah ini, yang kini diubah menjadi museum, menyimpan jejak kehidupan dan perjuangan Bung Hatta dalam meraih kemerdekaan untuk bangsa Indonesia.

Bung Hatta lahir di rumah ini pada 12 Agustus 1902. Sejak kecil, beliau telah menunjukkan kecintaan terhadap pendidikan dan kemajuan bangsa, yang kemudian membawanya menjadi salah satu tokoh utama dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Rumah kelahiran ini memiliki nilai historis yang mendalam, karena tempat ini menjadi saksi awal perjalanan hidup Bung Hatta, seorang negarawan, pemimpin, dan tokoh intelektual yang berperan besar dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia.

Museum ini memiliki berbagai koleksi bersejarah yang menggambarkan kehidupan Bung Hatta. Beberapa di antaranya adalah perabot rumah tangga yang digunakan oleh keluarga Bung Hatta, buku-buku koleksi beliau, serta foto-foto yang menggambarkan perjalanan hidupnya, dan foto keluarganya. Koleksi tersebut tidak hanya menggambarkan masa kecilnya, tetapi juga menyimpan kisah perjuangan Bung Hatta dalam pergerakan kemerdekaan Indonesia. 

Meskipun telah mengalami beberapa renovasi untuk menjadikannya museum, banyak bagian rumah yang tetap mempertahankan desain asli, memberikan pengunjung gambaran tentang bagaimana kehidupan di rumah tersebut pada masa kecil Bung Hatta. Selain itu objek wisata ini ramai dikunjungi oleh pengunjung pelajar, mahasiswa, hingga wisatawan internasional. 

Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta tidak hanya menjadi tempat untuk mengenang perjuangannya, tetapi juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi generasi muda. Pengunjung, khususnya pelajar, dapat belajar tentang perjalanan hidup Bung Hatta, prinsip-prinsip perjuangannya, serta nilai-nilai yang beliau tanamkan dalam membangun bangsa Indonesia.

Selain menjadi tempat bersejarah, museum ini juga sering dijadikan tujuan wisata bagi mereka yang ingin mengetahui lebih dalam tentang tokoh besar Indonesia ini. Untuk biaya masuk tidak ditentukan, cukup bayar seikhlasnya. Museum ini juga menyediakan Pemandu Lokal yang akan memandu anda untuk mengetahui lebih lanjut tentang pahlawan kita. Dengan berbagai koleksi yang dipamerkan dan informasi yang dapat dipelajari, museum ini menjadi pengingat akan dedikasi Bung Hatta dalam memperjuangkan kemerdekaan dan membangun Indonesia yang lebih baik. Museum ini buka dari jam 08.00 WIB sampai 17.00 WIB. 

Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta adalah simbol dari semangat perjuangan dan pengabdian yang tidak hanya untuk negara, tetapi juga untuk rakyat Indonesia. Melalui museum ini, pengunjung dapat merasakan sejarah yang hidup dan memahami lebih dalam tentang peran Bung Hatta dalam mewujudkan kemerdekaan Indonesia.

Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta berlokasi Jl Soekarno Hatta No 37, Campago Ipuh, Kec. Mandiangan Koto Selayan, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat.

PANTAI NIRWANA

PANTAI NIRWANA

Pantai Nirwana merupakan salah satu pantai yang ada di Kota Padang. Deretan pohon kelapa sepanjang pantai ini membuat daya tarik tersendiri. Di Indonesia Pantai Nirwana tidak hanya berada di Kota Padang ada juga di daerah lain seperti di Sulawesi Tenggara dan di Jepara.

Ciri khas dari Pantai Nirwana ini memiliki pasir putih, lautan yang biru dan pepohonan yang membentang sepanjang pantai ini. Diberi nama Pantai Nirwana di karena keindahan panorama alam yang dimiliki. Pantai ini juga sangat cocok untuk menikmati terbenam nya matahari. Keindahan alamnya  sangat mengagumkan.

Pantai ini berjarak 14 km dari pusat Kota Padang dan aksesnya bisa menggunakan kendaraan pribadi. Lokasi pantai ini sangat mudah untuk ditemukan karena berada dekat dengan Pelabuhan Teluk Bayur. 

Pantai ini buka dari jam 6 pagi hingga jam 6 sore. Tiket masuk objek wisata yaitu dengan membayar  membayar Rp. 5.000 per orang.

Kegiatan yang bisa kita lakukan saat berada di Pantai Nirwana seperti bermain air, memancing, camping dll. Ada beberapa fasilitas yang disediakan mulai dari kamar mandi, area bermain anak, kafetaria, penyewaan perahu dan gazebo.

Visit Pantai Nirwana

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our tourist attraction services!

THE SRIWIJAYA HOTEL

THE SRIWIJAYA HOTEL

[pl_row] [pl_col col=12] [pl_text] Penginapan murah di Padang Terletak hanya sejauh 10 menit berjalan kaki dari Pantai Purus, The Sriwijaya Hotel adalah properti bertingkat 3 di jantung kota Padang yang menawarkan akses Wi-Fi gratis. Parkir umum gratis juga tersedia. Hotel ini berjarak hanya 5 menit berkendara dari Plaza Andalas, salah satu pusat perbelanjaan terkenal di Padang. Basco Great Mall dapat dicapai dalam 15 menit berkendara, sedangkan Bandara Internasional Minangkabau membutuhkan 45 menit berkendara dari hotel. Kamar-kamar ber-AC dengan lantai keramik hotel ini dilengkapi dengan lemari, meja, dan TV kabel layar datar dengan pemutar DVD. Kamar mandi en suite-nya menawarkan fasilitas shower dan perlengkapan mandi gratis. Hotel ini memiliki meja depan 24 jam yang dapat membantu dengan penitipan bagasi, layanan binatu, dan penyewaan mobil. Antar-jemput bandara dapat disediakan dengan biaya tambahan. Anda dapat memanjakan diri dengan berbagai pilihan bersantap yang dapat ditempuh hanya dalam 5 menit berkendara. Hotel ini menyediakan ruang makan untuk sarapan dan juga dapat membantu menyediakan pengiriman makanan ke kamar. Mimiliki total 29 kamar Superior 16 kamar New Superior 07 kamar Deluxe 04 kamar Super Deluxe 02 kamar Alamat : Jalan Veteran no. 26, 25000 Padang, Indonesia kamar the sriwijaya Taman the sriwijaya [/pl_text] [/pl_col] [/pl_row]

Welcome To

Sriwijaya Hotel Padang

Location

  • Di Pusat Kota Padang
  • 6 menit menuju Pantai Padang
  • 45 Menit menuju Bandara Internatonal Minangkabau

Room Type

  • Superior 16 Rooms
  • New Superior 07 Rooms
  • Deluxe 04 Rooms

Rooms Facilities

  • AC
  • TV
  • Mineral Water
  • Free Cofee/ Tea
  • Bath room with HOT/ COLD Water
  • Wifi

Others Facilities

  • Restaurant
  • Parking
  • Receptionist 24 Hours
  • Lobby

Visit Sriwijaya Hotel Padang

Don't miss this amazing opportunity to enjoy our Hotel services!