3D2N Mentawai Island Hopping

3D2N Mentawai Island Hopping

3D2N MENTAWAI ISLAND HOPPING

MIN 5 PAX

RP 3.015.000/ PAX

Day 01 : Padang – Pulau Sipora ( L, D )

  • Menuju Pulau Sipora.
  • Kemudian menuju penginapan untuk makan siang, dan bersantai.
  • Selanjutnya mengunjungi Hutan Mangrove dengan menggunakan boat dan masuk kedalam Hutan Mangrove yang lebat.
  • Kembali ke penginapan untuk menikmati sunset, makan malam, dan beristirahat.

Day 02 : Pulau Awera ( B, L, D )

  • Setelah sarapan, jam 8 pagi menggunakan boat menuju Pulau Awera, spot pertama ke 3 pohon kelapa dan area sekitar.
  • Kemudian kembali ke penginapan untuk makan siang.
  • Setelah itu kembali tour di Pulau Awera dengan mengunjungi spot lain, makan dan ngopi sambil menikmati sunset di Pulau Awera.

Day 03 : Gosho Oinan – Mapadegat – Padang ( B, L )

  • Setelah sarapan, menggunakan motor boat menuju air terjun Gosho Oinan, mencoba makan Ulat Kayu di Desa Gosho Oinan.
  • Kemudian menuju Pulau Mapadegat, pusat pariwisata Mentawai.
  • Kembali ke penginapan, makan siang, dan bersiap siap menuju Padang.
  • Menuju Padang dengan menggunakan kapal Mentawai Fast.
  • Tour Selesai, sampai jumpa pada tour berikutnya

Harga Sudah Termasuk

  • Tiket Mentawai Fast Trip PP
  • Makan dan minum sesuai program
  • Penginapan di Crownest dan Jelita Pantai Jati
  • Rental Boat Island 2 Hari
  • Transportasi antar penginapan dan dermaga

Harga Tidak Temasuk

  • Sewa stand up paddle board
  • Alat Snorkling
  • Dokumentasi drone
Cara Berburu Masyarakat Mentawai

Cara Berburu Masyarakat Mentawai

Cara Berburu Masyarakat Mentawai

Metode Berburu Unik dari Masyarakat Mentawai

 

Masyarakat Suku Mentawai mendapatkan makanan dan kebutuhan hidup mereka dengan cara berburu di hutan atau yang dikenal dengan tradisi Murourou. Mereka menggantungkan hasil buruan mereka pada dinding Rumah Uma sebagai kenang-kenangan. Semakin banyak tulang hasil buruan maka semakin dihormati keluarga tersebut.

Suku Mentawai berburu dengan menggunakan panah yang mereka sebut dengan Rourou. Rourou merupakan senjata ampuh bagi masyarakat Suku Mentawai, tidak hanya digunakan sebagai alat berburu, tetapi digunakan juga sebagai alat bertahan dari serangan musuh.

Rourou terbuat dari bahan dasar batang enau. Tali busurnya terbuat dari kulit pohon koka yang membuat Rourou ini tahan lama dan bisa dipakai bertahun tahun. Rourou memiliki panjang 1,5 meter sampai dengan 2 meter untuk orang dewasa. Sedangkan untuk anak-anak disesuaikan dengan tubuh mereka. Tangkai panah Rourou memiliki panjang 1 meter terbuat dari pelepah pohon duri. Anak panah Rourou juga bermacam macam bentuk dan fungsinya. Anak panah dengan ujung yang runcing biasanya dipakai untuk memanah monyet, sedangkan ujung panah berbentuk segitiga digunakan untuk memanah hewan buruan yang lebih besar seperti babi, rusa, kijang dan lainnya. Namun ada pula ujung panah yang berbentuk bulat yang digunakan untuk memanah burung maupun ayam hutan.

Panah Rourou tenyata juga dilumuri dengan racun yang disebut dengan Pangarita. Pangarita ini bertujuan agar hewan buruan lebih cepat untuk dilumpuhkan. Racun ini terbuat dari bahan Daun Omai, Batang Ragi, Akar Laingik atau juga dikenal dengan Akar Tuba, Daro (cabe rawit), Kulit Kayu Lappak, dan Bagglau (Lengkuas). Untuk mengoleskan racun ke anak panah suku mentawai menggunakan bulu dari ekor tupai dan dibuat tangkainya menggunakan bambu.

Berburu hanya boleh dilakukan oleh kaum laki-laki. Oleh karena itu, keterampilan memanah wajib bagi laki laki Suku Mentawai. Anak anak Suku Mentawai sudah dilatih untuk berburu sejak umur 5 tahun menggunakan panah yang terbuat dari bambu. Saat umur mereka sudah menginjak 10 tahun mereka berburu dengan menggunakan Rourou.

 

Sikerei Mentawai

Sikerei Mentawai

Sikerei Mentawai

Penjaga Tradisi dan Penyembuh Suku Mentawai

Sikerei adalah orang yang diyakini masyarakat Suku Mentawai memiliki kekuatan spiritual dan dapat melakukan pengobatan. Sikerei diangkat dari suatu upacara adat yang bernama Teddek. Sikerei berasal dari kata “Kerei” yang artinya pengetahuan, keahlian, dan keterampilan pengobatan. Sikerei diyakini sebagai orang-orang yang memiliki keterkaitan dengan roh leluhur. Oleh karena keistimewaan tersebut Sikerei menjadi orang yang dipercaya untuk memimpin upacara adat atau punen (pesta) di rumah Uma ( rumah adat Suku Mentawai).

Menjadi seorang Sikerei tentulah tidak mudah. Ada banyak tahapan tahapan serta proses dimana calon Sikerei harus belajar kepada Sikerei Senior. Sekerei Senior berperan menjadi guru dan pembimbing yang dipanggil dengan Sipaumat. Setelah belajar Kepada Sipaumat, barulah calon Sikerei dapat mengetahui tentang ramuan obat-obatan, ritual dan upacara adat, nyanyian-nyanyian atau yang disebut Urai Sikerei, dan tarian atau yang disebut Turuk Sikerei.

Ada dua hal yang melatarbelakangi seseorang menjadi Sekerei. Penyebab yang pertama yaitu orang tersebut memiliki sakit yang tidak bisa disembuhkan dengan obat. Orang tersebut hanya akan sembuh jika diadakannya upacara adat Teddek yaitu upacara mengangkat seorang Sikerei. Penyebab yang kedua yaitu, orang tersebut memang memiliki ketertarikan yang besar terhadap Sikerei, sehingga ia ingin menjadi Sikerei.

Pakaian yang dipakai oleh Sikerei juga kaya akan makna yaitu:

  1. Sorot adalah ikat kepala yang dikenakan oleh Sikerei. Sorot ini terbuat dari rotan dan manik-manik. Sorot ini memiliki makna bahwa Sikerei adalah orang yang dipercaya oleh roh leluhur sebagai pembawa berita.
  2. Lekkau adalah gelang untuk lengan atas yang terbuat dari rotan. Lekkau ini memiliki makna Sikerei adalah pengobat segala sakit.
  3. Tudda adalah kalung yang terbuat dari manik-manik. Tudda ini melambangkan seorang Sikerei adalah masyarakat biasa sama dengan masyarakat Suku Mentawai lainnya.
  4. Tonngoro adalah sebuah cawat yang terbuat dari kulit kayu berwarna merah. Tanngoro ini memang wajib dipakai oleh seluruh Suku Mentawai.
  5. Abak Ngalau adalah Kalung yang digantungkan seperti gelang di leher. Abak Ngalau ini menyimbolkan perkataan sikerei selalu bermanfaat.
  6. Jara Jara adalah bulu yang di ikatkan pada kepala Sikerei yang berarti bahwa Sikerei merupakan anggota dari dunia Supranatural yang hidup dalam kehidupan nyata.

Masyarakat Mentawai sangat menghormati sikerei karena dipandang sebagai orang yang memiliki kematangan, kedewasaan, dan kearifan dalam menjalankan tradisi dan adat istiadat. Serta pelayanan dan kemampuannya dalam memberikan pengobatan termasuk pula perannya kepada anggota Uma. Orang yang bukan sikerei disebut simatak yang berarti mentah. Akan tetapi, perbedaan sebutan tidak menciptakan perbedaan kelas dalam kehidupan masyarakat Mentawai.

 

 

Ombak Mentawai

Ombak Mentawai

Ombak Mentawai

3 Spot Surfing Terbaik di Mentawai

Kepulauan Mentawai merupakan surga bagi para peselancar dunia. Kepulauan Mentawai menawarkan ombak yang menantang dan mendebarkan, sehingga mengundang para peselancar terbaik dunia datang. Ombak Kepulauan Mentawai adalah ombak-ombak yang bergelombol dan konsisten sepanjang tahun. Hal itulah yang membuat ombak Mentawai merupakan ombak terbaik di dunia.

Kepulauan Mentawai memiliki 3 spot selancar terbaik yaitu: Ombak Lance’s Right, Macaronis, dan Hidden Treasure’s. Berikut adalah penjelasan lebih lengkapnya.

1. Ombak Lance’s Right yang menjadi destinasi favorit bagi peselancar ahli

Lance’s Right merupakan spot selancar yang paling terkenal di Kepulauan Mentawai. Terletak di Lepas Pulau Sipora. Ombak ombak disini juga mencapai ketinggian yang mengesankan, menciptakan terowongan yang panjang saat meluncur. Sesuai namanya Reef berarti Karang, adanya karang didasar laut membuat Lance’s Right ini hanya dapat dilakukan oleh para peselancar ahli, karena gulungan ombak saat berselancar bisa mengakibatkan surfer masuk ke karang dasar laut.

2. Makaronis yang merupakan tempat peselancar mengeluarkan kreativitas mereka.

Macaronis merupakan spot selancar yang berlokasi di Silabu, Kec. Pagai Utara. Dengan ombak yang bergerombol dan sempurna, adalah spot selancar yang ideal bagi peselancar berteknik tinggi. Ombak-ombak yang mengalir di sini memberikan kesempatan untuk melakukan berbagai trik dan gerakan selancar yang kreatif. Bagi peselancar yang mencari tantangan dan kegembiraan, Macaronis adalah tempat yang sempurna untuk merasakan sensasi selancar yang ekstrem.

3. Hidden Treasure’s yang menjadi tujuan Peselancar Tubuh

Hidden Treasure’s, adalah spot selancar yang menarik bagi penggemar selancar tubuh. Ombak-ombak di sini cukup besar dan kuat, menciptakan terowongan yang sempurna untuk menikmati sensasi selancar tubuh yang mengagumkan. Dengan akses yang lebih sulit,spot selancar ini sering menjadi tempat yang lebih sepi dan tenang.

Kepulauan Mentawai menawarkan pengalaman petualangan yang tak terlupakan bagi para pecinta selancar. Jadi, jadikan Kepulauan Mentawai sebagai tujuan berikutnya dalam petualangan selancar Anda, dan nikmati sensasi meluncur di atas ombak yang mempesona.

Rumah Adat Mentawai

Rumah Adat Mentawai

Rumah Adat Suku Mentawai

Rumah Panjang Uma

Uma adalah rumah tradisional Suku Mentawai yang mendiami wilayah Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Uma juga disebut dengan rumah panjang karena memiliki panjang sekitar 30 meter, dengan lebar 10 M dan tinggi sekitar 7 meter. Secara umum konstruksi Uma ini dibangun tanpa menggunakan paku, tetapi dibangun dengan sistem sambungan silang bertekik yaitu dengan menggunakan pasak kayu sehingga rumah Uma tahan terhadap guncangan gempa.

Uma dihuni secara bersama oleh 5 sampai 10 kepala keluarga. Uma terdiri dari 2 ruangan besar yaitu bagian depan dan belakang. Bagian depan digunakan untuk ruangan tamu dan keluarga sedangkan bagian belakang digunakan untuk tempat istirahat dan dapur tanpa sekat. Selain itu Uma juga terdapat bagian lain yang masing-masing memiliki nama dan fungsi tersendiri. Ruangan utama dinamakan dengan Lalep dimana menjadi tempat bagi suami dan istri yang sudah menikah dan disahkan secara adat. Dan ruangan kedua disebut dengan Rusuk yang diperuntukkan bagi remaja.

Uma dibagi menjadi bagian kiri dan kanan. bagian kiri dihuni oleh perempuan dan tamu. Bagian kanan dihuni oleh laki laki dan kepala suku dan adat. Suku Mentawai percaya bahwa rumah mereka merupakan alam yang berubah bentuk menjadi tempat tinggal mereka. Sekarang rumah uma dijadikan sebagai objek wisata dan dijadikan sebagai resort untuk tamu mancanegara.

Suku Mentawai

Suku Mentawai

Suku Mentawai

Salah Satu Suku Tertua di Indonesia

Suku Mentawai adalah suku asli dari Kepulauan Mentawai yang berada di Sumatera Barat. Suku Mentawai merupakan salah satu suku tertua di Indonesia yang mendiami Kepulauan Mentawai sejak 500 SM. Suku Mentawai masih mengandalkan cara hidup yang kuno. Mereka tidak mengenal logam, bercocok tanam, maupun seni tenun. Meskipun sering dikunjungi oleh wisatawan mereka tidak terpengaruh masih melestarikan budaya mereka.

Suku Mentawai memiliki 4 marga besar yaitu Samalakek, Samoilanggan, Taporuk, dan Saimpunuk. Suku Mentawai memiliki kebudayaan khas yang unik yaitu Pasipiat Sot Mentawai yang bila diterjemahkan menjadi tradisi meruncingkan gigi. Diyakini tradisi merucingkan gigi sudah ada sejak suku Mentawai telah mendiami kepulauan mentawai sekitar tahun 500 SM. Tradisi Meruncingkan gigi ini dilakukan oleh perempuan suku mentawai saat memasuki usia remaja atau menjelang pernikahan. Tradisi ini merupakan sebuah simbol kecantikan bagi wanita mentawai juga sebagai penanda kedewasaan dan dipercaya memberikan kebahagiaan dan kedamaian. Tradisi Pasipian Sot Mentawai juga kaya akan makna yaitu dengan meruncingkan gigi tubuh dan jiwa akan terjaga keseimbangannya.

Suku Mentawai juga memiliki pranata ekonomi tradisional yaitu sistem pengetahuan cara memenuhi kebutuhan hidup dengan pemanfaatan lahan yang disebut dengan Mone. Dalam bahasa mentawai Mone merujuk kepada hutan dan ladang, dan ini sesuai dengan cara bertahan hidup suku mentawai dengan berburu hewan dan tanaman dari hutan. berbagai tanaman dan hewan hasil dari alam dapat mereka manfaatkan sebagai bahan pangan untuk kebutuhan sehari hari dan keperluan untuk upacara adat. Suku Mentawai suka mengumpumpulkan tulang hewan hasil buruan mereka dan menjadi sebuah kebanggaan bagi marga mereka. Semakin banyak tulang hasil buruan, maka marga mereka akan semakin dihormati.

Kepulauan Mentawai

Kepulauan Mentawai

Sekilas Tentang Mentawai

Bumi Sikirei yang menjadi tantangan Peselancar Dunia

Kabupaten Kepulauan Mentawai merupakan salah satu kabupaten yang berlokasi di Sumatera Barat. Mentawai ini terkenal dengan wisata bahari yang memukau dan kegiatan berselancar yang menantang. Kepulauan Mentawai memiliki empat pulau utama diantaranya Pulau Siberut, Pulau Sipora, Pulau Pagai Utara dan Pagai Selatan. Pulau ini dihuni olah mayoritas penduduk suku Mentawai, kemudian disusul dengan masyarakat Minangkabau, Jawa, dan pendatang lainnya dari luar provinsi Sumatera Barat. Kepulauan Mentawai memiliki luas sekitar 6.033.076 km2. dengan jumlah penduduk 913.313 jiwa dengan penduduk mayoritas beragama Kristen, Protestan dan Islam.

Suku Mentawai dan Suku Sukkudei merupakan dua suku utama yang menghuni Kepulauan Mentawai. Mereka menyebut daerah mereka dengan sebutan Bumi Sikerei. Istilah ini berasal dari panggilan “Sikerei” yaitu orang yang memiliki kekuatan spritual yang tinggi dan memiliki keterkaitan dengan roh leluhur dan dapat melakukan pengobatan. Suku mentawai memiliki rumah adat yang disebut dengan Uma yang merupakan rumah panggung yang dindingnya terbuat dari papan. Kebudayaan Masyarakat mentawai seperti zaman neolitikum dimana mereka tidak mengenal logam, bercocok tanam, maupun seni tenun.

Kepulauan Mentawai memiliki Pariwisata yang menjanjikan dimana ombak kepulauannya menjadi tantangan bagi peselancar dunia, serta landscape pantainya yang indah. dengan ini tak heran banyak peselancar dan wisatawan mancanegara banyak berkunjung, meningkatkan pariwisata Kepulauan Mentawai. Objek Wisata yang ada di Kepulauan Mentawai adalah Taman Nasional Siberut, Air Terjun Kulukubuk, Pulau Madepagat, Pantai Siruso, Pulau Awera, Air Terjut Bat Siomang, Danau Roa Ainan, dan Pulau Masokut.

4D3N Padang Panjang Tour

4D3N Padang Panjang Tour

4D3N PADANG PANJANG TOUR

MIN 10 PAX

RP. 2.047.000/ PAX

Day 01 : Airport – Kawasan Mandeh – Padang  ( L, D )

  • Tiba di Bandara Internasional Minangkabau
  • Anda akan dijemput oleh perwakilan kami. 
  • Menuju Pelabuhan untuk menyeberang ke Kawasan Mandeh
  • Menuju Pulau Setan untuk melakukan permainan air seperti Banana Boat, Rolling Donut, Jet Ski Air, dan berenang (atas biaya sendiri)
  • Makan siang Buffet/ Box
  • Setelah itu menuju Pulau Sironjong untuk Snorkeling dan Cliff Jumping 
  • Kemudian menyusuri Hutan Mangrove untuk menuju ke  Sungai Gemuruh untuk mandi dan bersih-bersih
  • Kembali ke dermaga
  • Melihat SunSet di Pelabuhan Teluk Bayur
  • Makan malam di Rumah Makan Ikan Bakar Khatib
  • Check in hotel

 

 

Day 02 : Padang – Padang Panjang – Bukittinggi  ( B, L, D )

 

  • Sarapan Pagi dan check out hotel, 
  • City tour Kota Padang dengan mengunjungi  Kota Lama Padang, Perkampungan Cina, Jembatan Siti Nurbaya, Pantai Padang, dan Masjid Raya Sumatera Barat.
  • Menuju Bukittinggi via Lembah Anai
  • Diperjalanan berhenti di Air Terjun Lembah Anai untuk menikmati keindahan dan kesejukan air nya yang diyakini bisa membuat kita awet muda.
  • Setelah itu mampir di Minangkayo untuk melihat kerajinan Kulit Khas Sumatera Barat
  • Kemudian dilanjutkan menuju Minangkabau Village yang merupakan Pusat Dokumentasi Minangkabau.
  • Makan siang Bajamba di Pondok Baselo Baramas / makan sate Mak Syukur
  • Setelah itu mengunjungi Bika Talago tempat pembuatan Bika yaitu makanan khas minang yang terbuat dari tepung beras. 
  • Menuju ke Pandai Sikek yang merupakan desa penghasil Songket khas Minang
  • Melihat pembuatan Rendang di Outlet Rendang Uni Adek 
  • Tiba di Bukittinggi
  • Mengunjungi Panorama Ngarai Sianok, free program di Jam Gadang dan Pasar Atas
  • Makan malam dilokal restaurant (Sederhana Restaurant/ Family Restaurant/ Pauh Piaman Restaurant / Gon Raya Restaurant)
  • Check in Hotel & istirahat

Day 3 : Payakumbuh – Minangkabau Tour ( B, L, D )

  • Sarapan pagi di hotel 
  • Tour diawali dengan Photo Stop di Jam Gadang, Panorama Ngarai Sianok, Lobang Jepang, & Rumah Kelahiran Bung Hatta
  • Dilanjutkan menuju Payakumbuh
  • Mengunjungi Lembah Harau yang terkenal dengan Air Terjun yang dikelilingi Tebing-tebing yang indah.
  • Selanjutnya menuju Kelok 9 yang merupakan proyek flyover terbesar di Sumatera Barat. 
  • Makan siang di Rumah makan Pongek Situjuah
  • Menuju Batusangkar mengunjungi Istana Pagaruyung yang merupakan Pusat Pemerintahan Minangkabau pada dahulunya. 
  • Singgah di Desa Pariangan yang merupakan Desa Terindah di Dunia.
  • Kembali ke Bukittinggi, 
  • Check in Hotel

DAY 04 : Bukittinggi – Airport ( B )

  • sarapan pagi & check out hotel. 
  • City Tour Bukittinggi dengan mengunjungi : Taman Panorama Baru, Rumah Kelahiran Bung Hatta, Jam Gadang dan Pasar Atas.
  • Menuju  Bandara Internasional Minangkabau, tour berakhir. 
  • Sampai jumpa pada tour berikutnya

Harga Sudah Termasuk

  • Transportasi AC
  • Akomodasi
  • Makan Siang
  • Tiket masuk ke Objek wisata
  • Mineral water dan parkir.
  • Souvenir

Harga Tidak Termasuk

  • Tips untuk pemandu/sopir
  • Jus/ Minuman dilokal restaurant
  • Tiket pesawat/ Airport tax/ porter di Bandara
  • Tambahan biaya untuk Idul Fitri, natal, & tahun baru
3D2N PADANG PANJANG TOUR

3D2N PADANG PANJANG TOUR

3D2N PADANG PANJANG TOUR

MIN 10 Pax

Rp 1.929.000/ pax.

 

 

 

 

 

 

 

Day 01 : Airport – Kawasan Mandeh – Padang Panjang ( L, D)

  • Tiba di Bandara Internasional Minangkabau 
  • Anda akan dijemput oleh perwakilan kami. 
  • Menuju Pelabuhan untuk menyeberang ke Kawasan Mandeh
  • Menuju Pulau Setan untuk melakukan permainan air seperti Banana Boat, Rolling Donut, Jet Ski Air, dan berenang (atas biaya sendiri)
  • Makan siang Buffet/ Box
  • Setelah itu menuju Pulau Sironjong untuk Snorkeling dan Cliff Jumping 
  • Kemudian menyusuri Hutan Mangrove untuk menuju ke  Sungai Gemuruh untuk mandi dan bersih-bersih
  • Kembali ke dermaga
  • Melihat SunSet di Pelabuhan Teluk Bayur
  • Makan malam di Rumah Makan Ikan Bakar Khatib
  • Menuju Padang Panjang 
  • Check in hotel 

Day 02 : Padang Panjang – Batusangkar – Bukittinggi (B, L, D )

  • Sarapan pagi dan check out hotel
  • Setelah itu City Tour Padang Panjang dengan mengunjungi : Masjid Islamic Center Padang Panjang, Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau, Masjid Asasi Padang Panjang, Rumah Puisi Taufiq Ismail
  • Makan Siang di Pondok Baselo Baramas
  • Menuju Batusangkar via Danau Singkarak 
  • Selanjutnya menuju Desa Pariangan yang disebut Desa Terindah di Dunia
  • Setelah itu Menuju Istana Pagaruyung
  • Kemudian menuju Bukittinggi Via Panorama Tabek Patah
  • Menuju ketempat makanan khas minang di sentral oleh oleh Rendang Uni Adek
  • Makan malam di lokal restoran ( Family Benteng, sederhana Restoran, Mekar Sari, CK Center)
  • Check in Hotel 

Day 03 : Bukittinggi – Airport (B)

  • Sarapan pagi dan check out hotel
  • City Tour Bukittinggi dengan mengunjungi : Taman Panorama Baru, Jam Gadang dan Pasar Atas.
  • Menuju Bandara Internasional Minangkabau.
  • Tour selesai, sampai jumpa pada tour berikutnya 

Harga Sudah Termasuk

  • Transportasi AC
  • Akomodasi
  • Makan Sesuai Program
  • Tiket masuk ke Objek wisata
  • Mineral water dan parkir.
  • Souvenir

Harga Tidak Termasuk 

  • Tips untuk pemandu/sopir
  • Jus/ Minuman dilokal restaurant
  • Tiket pesawat/ Airport tax/ porter di Bandara
  • Tambahan biaya untuk Idul Fitri, natal, & tahun baru

 

Pesantren Thawalib Padang Panjang

Pesantren Thawalib Padang Panjang

Pesantren Thawalib adalah pondok pesatren yang ada di Kota Padang Panjang. Cikal bakal Perguruan ini berawal dari pengajian berbasis halaqah di Surau Jembatan Besi, yang sudah ada sebelum 1900. Pengajian ini awalnya dipimpin oleh Syekh Abdullah Ahmad. Pada 1911, Abdullah Ahmad digantikan oleh DR. H. Abdul Karim Amrullah, seorang ulama besar yang baru pulang belajar dari Mekah yang dikenal dengan sebutan Inyiak Rasul, dan ia merupakan ayah dari Buya Hamka. Ia mengubah sistem belajar dari halaqah menjadi klasikal. Pada 1926 di bawah pimpinan Tuanku Mudo Abdul Hamid Hakim, dibangun lokal belajar di Jalan Lubuk Mata Kucing (Kampus Thawalib Putra sekarang).

Sejak 1959, Perguruan Thawalib dipimpin oleh H. Mawardi Muhammad. Pada 1974, membuka Perguruan Tinggi Fakultas Dakwah dan Publisistik, Fakultas Syari’ah Wal Qanun bersama dengan Prof. DR. KH. Zainal Abidin Ahmad (Alumni Thawalib ). Setelah itu, Perguruan Thawalib dipimpin oleh murid-murid H. Mawardy Muhammad, yakni Drs. H. Abbas Arief, H. Djawarnis, Lc., Prof. DR. Sirajuddin Zar (mantan Rektor IAIN Imam Bonjol), Prof. DR. H. Tamrin Kamal, MS, dan Firdaus Tamin, BA.

Pada 1989, Perguruan Thawalib menerima siswi khusus putri, tempat belajar dan asramanya terpisah dari Thawalib Putra. Pada 2002, Thawalib menambah lagi jenjang pendidikan, yaitu dengan mendirikan Taman Kanak-Kanak Al Quran (TKA), yang kemudian dilanjutkan membuka Madrasah Ibtidaiyah Unggul Terpadu (MIUT) pada tahun 2004.

Perguruan Thawalib berlokasi di Jalan Abdul Hamid Hakim No. 12, Pasar Usang, Padang Panjang Barat, Kec. Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat.